in

Banyak Warga Mengeluh Jaringan Listrik Mati Saat Banjir, Ini Jawaban Hendi

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat meminjau korban banjir di Kecamatan Pedurungan, Minggu (7/2/2021).

 

HALO SEMARANG – Beberapa warga korban banjir di Kota Semarang, banyak yang mengeluhkan tentang jaringan listrik PLN yang mati. Hal itu dirasa menyulitkan warga saat akan melakukan pembersihan rumah usai dilanda banjir.

“Saat banjir listrik pun padam. Lengkaplah penderitaan ini,” kata Totok salah satu warga Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Minggu (7/2/2021).

Meski curah hujan sudah mulai turun intensitasnya, namun beberapa wilayah di Kota Semarang memang masih tergenang air.

Beberapa wilayah yang masih banjir di antaranya daerah Kaligawe, Tlogosari Kulon, Muktiharjo Kidul, Genuksari hingga Kawasan Puri Anjasmoro.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, bersama Sekda Kota Semarang, Iswar Amimuddin pun melakukan tinjauan dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir.

Saat tinjauan beberapa warga, Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi juga memperoleh keluhan warga tentang pemadaman listrik yang terjadi sejak hari Sabtu. Banyak warga yang memang terdampak banjir, ingin segera PLN menghidupkan kembali listrik di daerah mereka.

“Kita tahu listrik menjadi persoalan yang tidak pas saat banjir seperti ini, karena di Semarang Utara kemarin ada salah satu korban meninggal dunia karena kesetrum. Maka saya sampaikan ke masyarakat agar bisa menunggu genangannya kering dulu nanti setelah itu kita sampaikan ke PLN agar bisa dihidupkan lagi,” kata Hendi.

Meski saat melakukan tinjauan dan pemberian bantuan terkendala sulitnya medan yang dilalui akibat tingginya air, namun tidak menyurutkan Hendi dan rombongan untuk menyambangi warga terdampak.

Dalam tinjauan, Hendi juga mengunjungi beberapa dapur umum dan memberi bantuan logistik dan nasi kotak. Salah satunya di dapur umum Kelurahan Siwalan, Kecamatan Gayamsari.

Dapur umum yang diperuntukkan bagi empat RT dari Kelurahan Siwalan yang terdampak banjir ini, nantinya akan dibagikan bagi pengungsi yang ada di GOR SMPN 4 Semarang.

“Kami berterima kasih sekali atas bantuan yang diberikan di dapur umum ini, karena ada empat RT di kelurahan siwalan yang saat ini harus mengungsi di GOR SMPN 4,” Ujar Sri Maryati, anggota PKK yang mengurus dapur umum Kelurahan Siwalan, Minggu, (7/2/2021).

Hendi mengatakan, dampak banjir hari ini sudah tidak sebanyak hari sebelumnya, karena memang sebagian besar sudah surut dengan sendirinya ketika hujan reda.

Namun beberapa titik harus dilakukan upaya percepatan pengeringan genangan air dengan alat bantu pompa, agar warga bisa kembali beraktivitas secara normal.

“Kalau dibandingkan kemarin memang sangat jauh berkurang, kemarin ada laporan di 29 titik yang ada di enam kecamatan, sekarang tinggal di daerah Kaligawe dan wilayah Kelurahan Genuksari. Lalu di Tlogosari Kulon, Muktiharjo Kidul, Dempel, dan beberapa daerah di Semarang Barat. Seperti Puri Anjasmoro, jadi memang sudah sangat berkurang drastis,” jelas Hendi usai melakukan tinjauan di Kaligawe, Tlogosari Kulon dan Muktiharjo.

Hendi berharap cuaca dalam kondisi cerah seperti saat ini, agar percepatan pengentasan banjir bisa segera dilakukan. Hendi juga mengatakan jika permasalah banjir di Kota Semarang terjadi atas tiga hal besar, yakni curah hujan tinggi, drainase yang kurang memadai, dan banjir karena rob.

Menurut Hendi, banjir yang kali ini terjadi karena memang curah hujan tinggi dan tidak berhenti sejak Jumat (5/2/2021) hingga Sabtu (6/2/2021).

Sehingga drainase tidak mampu menampung. Sedangkan pompa yang sudah disetting dari tahun 2013 juga sudah over kapasitas dan tidak bisa dialirkan ke tempat yang lebih rendah.

“Evaluasi kita adalah perbaikan atau memperluas sistem drainase, lalu meningkatkan kapasitas pompa, dan yang ketiga kami berharap Menteri PUPR untuk bisa menyelesaikan tanggul lautnya yang juga sebagai tol antara Demak, Semarang, dan Kendal. Ini kan sudah jalan, nah kalau itu selesai insya-Allah semuanya bisa berjalan sesuai rencana Semarang tidak banjir,” tambahnya.(HS)

Share This

Polres Kendal Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjir

Semarang Waspada Bencana