in

Banyak Masjid Di Semarang Gelar Salat Idul Adha 1442 H

Jamaah Masjid Roudlotul di Jalan Gajah Raya, Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari sedang melaksanakan ibadah salat Idul Adha dengan menerapkan prokes ketat, Selasa (20/7/2021).

 

HALO SEMARANG – Masih terdapat masjid di Kota Semarang, yang tetap menggelar ibadah salat Idul Adha 1442 H/ 2021 M di masa PPKM Darurat, Selasa (20/7/2021).

Berdasarkan pantauan halosemarang.id, salah satu masjid yang masih menggelar peribadatan ialah Masjid Roudlotul Muhtadin yang berada di Jalan Gajah Raya, Kelurahan Pandean Lamper, Kecamatan Gayamsari.

Pelaksanaan salat Id di Masjid Roudlotul Muhtadin dimulai sekitar pukul 06.15 WIB. Meski begitu, masjid tetap menerapkan protokol kesehatan seperti tersedia cuci tangan, masker, shaf salat berjarak, dan kapasitas jamaah juga diatur.

Salah satu panitia Idul Adha Masjid Roudlotul Muhtadin, Wafi (32) mengatakan, Salat Id ini dilaksanakan untuk memohon doa supaya Covid-19 segera berakhir.

“Memanjatkan doa untuk corona segera berakhir, pelaksanaan juga tetap protokol kesehatan,” kata Wafi usai ibadah salat Idul Adha.

Menurut Wafi, tidak hanya pada salat Idul Adha 1442 H saja, sebelumnya pada ibadah salat Idul Fitri 1442 H dan salat Jumat terus diselenggarakan.

Hampir di semua kecamatan di Kota Semarang, terpantau ada salat berjamaah dengan peserta yang cukup banyak. Ada yang dilaksanakan di dalam masjid, di lapangan, dan di musala.

Seperti di beberapa masjid di Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, pelaksanaan Salat Idul Adha berjamaah tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Kutbah jelang salat juga tetap berjalan, dengan sebelumnya berkumandang takbir sejak tengah malam.

Begitu juga yang terjadi di beberapa masjid di Kecamatan Pedurungan dan Kecamatan Mijen. Jamaah Salat Id tetap banyak, meski sebelumnya sudah ada imbauan larangan menggelar Salat Id berjamaah.

“Kami tetap Salat Id berjamaah, karena ini momen setahun sekali,” kata Nur warga Pedurungan Semarang usai mengikuti Salad Id di masjid wilayah Jalan Kauman, Pedurungan.

Maimunah (50), salah seorang jamaah salat Idul Adha di Masjid Roudlotul Jalan Gajah Raya mengaku senang dapat melakukan ibadah salat Idul Adha di tengah aturan pembatasan peribadatan di ruang ibadah.

“Saya bersyukur bisa dipertemukan Hari Raya Idul Adha, bisa salat Id. Walaupun harus menjaga protokol kesehatan. Covid-19 bisa hilang dan ibadah bisa tenang dan enak,” paparnya.(HS)

Share This

Ganjar Keliling Usai Salat Idul Adha, Ingatkan Panitia Kurban Taat Prokes

Hari Raya Idul Adha 1442 H, Ahli Gizi: Konsumsi Daging Jangan Berlebih