Banyak Komunitas Bola Terdampak Covid-19, Askot PSSI Kota Semarang Bagikan 200 Paket Sembako

Ketua Umum Askot PSSI Kota Semarang, Yoyok Sukawi menyerahkan bantuan sembako bagi pelaku sepak bola Kota Semarang di kompleks Stadion Citarum Semarang, Rabu (29/4/2020).

 

HALO SEMARANG – Wabah Covid-19 ternyata berdampak sangat besar terhadap kehidupan masyarakat di Indonesia. Tak terkecuali para pelaku dan anggota komunitas sepak bola di lingkungan Askot PSSI Kota Semarang.

Banyak pelatih, wasit, pengurus SSB yang kini tak mendapat penghasilan karena segala kegiatan persepak bolaan di Kota Semarang diliburkan. Mereka pun akhirnya banyak yang banting setir untuk bekerja di sektor lain. Meski di tengah wabah corona ini, mencari pekerjaan lain tentu tak semudah seperti hadi biasa.

Dadang, salah satu pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) Sport Supaya Sehat (SSS) Semarang mengatakan, selama ini penghasilan dia berasal upah yang bersumber dari uang bulanan siswa SSB tempat dia bekerja. Namun karena aktivitas SSB diliburkan, dia kini tak memperoleh pendapatan.

“Kondisinya memang tak memungkinkan untuk menggelar latihan di tengah pandemi corona. Akhirnya kami meliburkan siswa, dan tentu berdampak pada pendapatan pengurus dan staf kepelatihan,” katanya, Rabu (29/4/2020).

Atas persoalan tersebut, Askot PSSI Kota Semarang pun berupaya membantu para anggota komunitas sepak bola di Kota Semarang yang terdampak sosial dan ekonomi di tengah pandemi corona.

Sebanyak 200 paket sembako pun dibagikan kepada para pelatih SSB, wasit di lingkungan Askot PSSI Kota, perangkat pertandingan, dan lainnya. Penyerahan bantuan dilaksanakan di kompleks Stadion Citarum Semarang, Rabu (29/4/2020).

Ketua Umum Askot PSSI Kota Semarang, Yoyok Sukawi mengatakan, bantuan ini diharapkan bisa membantu para pelaku sepak bola di wilayahnya untuk memenuhi kebutuhan hidup di tengah wabah corona.

“Mungkin tak seberapa, tapi kami harapkan bisa membantu untuk memenuhi kebutuhan. Ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada para pelaku sepak bola di Kota Semarang yang secara ekonomi terdampak akibat wabah corona,” katanya didampingi Ketua Harian Askot PSSI Kota, Alil Rinenggo.

Sementara Alil Rinenggo menambahkan, di tengah cobaan merebaknya wabah corona, banyak pelaku sepak bola dan pengurus SSB di Kota Semarang yang kehilangan pekerjaan dan aktivitas. Apalagi seluruh kegiatan olahraga di Kota Semarang nyaris berhenti.

“Maka untuk itu bantuan ini diharapkan bisa membantu mereka dalam mengatasi masalah ekonomi. Kami berharap wabah Covid-19 ini segera selesai, dan kegiatan olahraga bisa kembali pulih dan berjalan lagi,” tandasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.