Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Banur Waspadai Determinasi Persela saat Main di Kandang

Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah ketika memimpin latihan timnya (foto dokumen Instagram @psisfcofficial).

 

HALO SEMARANG – Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah mengakui Persela memiliki determinasi yang baik ketika main di kandang sendiri. Hal itu disampaikannya saat jumpa pers jelang laga PSIS vs Persela di Stadion Surajaya, Lamongan, Jumat (18/10/2019) mendatang.

Menurut Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah, Persela selalu main bagus ketika tampil di hadapan pendukungnya sendiri. “Mereka juga memiliki pemain asing yang bagus dan harus kami waspadai. Khususnya pemain Jepangnya (Kei Hirose-red) dan dua pemain Brasil di depan (Alex dos Santos dan Rafael Gomes de Oliviera-red),” katanya, Kamis (17/10/2019).

Tapi menurutnya, PSIS dan Persela memiliki masalah yang hampir sama jelang laga ini. Baik dirinya maupun pelatih Persela, Nil Maizar sama-sama baru masuk jelang putaran kedua Liga 1 2019.

“PSIS dan Persela saat ini juga sedang berusaha untuk menghindari papan bawah. Untuk target di laga ini, tentu setiap pelatih ingin timnya menang. Tapi untuk hasil itu soal belakangan. Artinya semua ini bukan pekerjaan mudah bagi kedua tim,” tegasnya.

Diakuinya, sebelum menghadapi Persela pihaknya memiliki waktu yang cukup panjang untuk mempersiapkan tim. Ada kesempatan pula untuk pembenahan dan memperbaiki kelemahan PSIS secara keseluruhan.

“Tak hanya persiapan menghadapi Persela, ada beberapa pembenahan yang kami lakukan secara keseluruhan. Saya kira pemain sudah sangat siap menjalani laga ini,” katanya.

Sebagai informasi, PSIS membawa 19 pemain dalam lawatannya ke Lamongan, untuk menghadapi tuan rumah Persela. Meski tak diperkuat beberapa pemain pilar, PSIS tetap membidik poin penuh di laga ini.

GM PSIS, Wahyoe “Liluk” Winarto menegaskan, pihaknya akan berusaha mengambil poin penuh di laga ini, meski hal itu diyakininya butuh perjuangan keras.

“Apalagi ada beberapa pemain kami yang terancam absen. Heru Setyawan dipastikan akan absen karena sanksi Komdis, tapi tetap kami bawa karena setelah dari Lamongan kami akan langsung bertolak ke Kalimantan untuk laga melawan Barito Putra,” katanya, Rabu (16/10/2019).

19 pemain yang diberangkatkan ke Lamongan, termasuk empat pemain asing, Jonathan Cantillana Zorrilla, Claudir Marini, Wallece Costa, dan Bruno Silva. Setelah ada jeda waktu yang panjang untuk mereka berlatih bersama tim, Liluk berharap para pemain asing ini bisa tampil maksimal di laga nanti.

“Kami berharap poin penuh bisa kami ambil untuk memutus rekor buruk sebelumnya,” katanya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang