Bantuan Peralatan Bagi Lulusan Pelatihan Barista PKBM Bina Warga Pegandon

Peresmian Nawa Coffee PKBM Bina Warga Pegandon, Rabu (5/8/2020) lalu.

 

HALO KENDAL – PKBM Bina Warga Pegandon, meluluskan 25 peserta pelatihan Barista angkatan ketiga, yang sudah mengikuti pelatihan selama 150 jam pertemuan, dipandu oleh instruktur barista dari Pemalang. 

Ketua PKBM Bina Warga Pegandon, Maftukhin, mengatakan, peserta mendapat bantuan peralatan barista dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga bisa digunakan untuk membuka usaha.

“Bantuan peralatan yang diberikan terdiri atas empat set yang dibagikan untuk empat kelompok,” terangnya, Senin (7/9/2020).

Dijelaskan, sebelum membuka kafe sendiri, peserta dibagi menjadi empat kelompok untuk magang.

‘’Setelah ini kami bagi empat kelompok untuk magang, yaitu dua kelompok di Nawa Coffee, satu kelompok di SMK Bina Utama dan satu kelompok di MA Nurul Huda Rowosari,’’ jelasnya.

Kabid Pembinaan Paud dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Parno mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan yang ada di PKBM.

“Seperti kegiatan pelatihan barista di PKBM Bina Warga Pegandon ini,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan berbekal keterampilan yang sudah dimiliki, bisa segera dipraktikkan dan dikembangkan, sehingga bisa menjadi sumber penghasilan.

‘’Saya apresiasi pelatihan ini. Semoga bisa menjadi cikal bakal bagi PKBM lain untuk berinovasi dan menciptakan ide kreatif untuk kemajuan bisnis,’’ ujar Parno.

Sementara itu dari Forum Barista Nusantara, Rendra Wijaya menjelaskan, peluang kerja di kedai kopi atau kopi shop masih cukup besar, baik di dalam mupun luar negeri.

Menurutnya, sebagai barista yang penting adalah keterampilannya, bukan dari jenjang pendidikan.

‘’Sekarang ini barista banyak dicari. Tidak memandang latar belakang pendidikan, namun yang terpenting keterampilan. Jadi masalah pendidikan tidak menjadi kendala,’’ jelasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.