in

Bantu PKL di Alun- Alun, ASN Klaten Salurkan 362 Paket Sembako

Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan paket sembako pada para PKL, relawan, dan warga lanjut usia, di halaman Setda Klaten. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan 362 paket bantuan sosial berupa sembako, dari aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Klaten, kepada para pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Alun-Alun Klaten.

Penyerahan bantuan dalam rangka memperingati HUT Ke-217 Kabupaten Klaten itu, dilaksanakan secara simbolis di halaman Setda Klaten, Jumat (30/07). Selain pada PKL, bantuan serupa diserahkan pula pada kepada para relawan dan para lanjut usia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sri Mulyani, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan donasi dari ASN Klaten, bukan dari APBD. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian ASN, kepada PKL di Alun-Alun Klaten, karena terpaksa tutup selama PPKM Darurat berlangsung.

Bupati meminta para pelaku usaha, restoran, PKL di Alun-Alun atau sekitar Alun-Alun, sepanjang Jalan Pemuda, dan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten, sampai ke tingkat kecamatan dan desa, untuk menaati jam operasional.

“Saya minta tolong kepada teman-teman, ada kelonggaran dari pemerintah ini untuk dipatuhi. Kalau jam delapan malam tutup ya tutup, tidak usah nunggu diopyak-opyak,” kata dia, seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Ketua Paguyuban PKL Sekar Manunggal Mulyo, Nasir Jubaidi menyampaikan selama PPKM ini, kondisi keuangan PKL terkuras.

“Ini Alhamdulillah dapat bantuan dari ibu sudah dua kali. Kemarin tanggal berapa itu, terus sekarang juga dapat lagi. Bantuan ini sangat membantu kami PKL di Alun-Alun terutama,” ujarnya.

Nasir (38) yang merupakan penjual mainan di Alun-Alun Klaten itu, juga bercerita dampak PPKM Darurat sangat terasa. Dia tidak memperoleh pemasukan untuk menghidupi keluarga.

Karena itu mewakili sesama PKL di sekitar Alun-Alun, dia mengucapkan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Klaten, sembako ini bisa untuk mencukupi keluarga.

Dia juga berharap kelonggaran jam operasional pedagang bisa ditambah lagi, karena Alun-alun penuh pengunjung pada jam sembilan malam.

“Kita menyadari kondisi semuanya. Kami berharap Covid-19 segera berakhir,” kata dia. (HS-08)

Share This

Pernah Lempari Mobil Jenazah Covid-19, Tujuh Pemuda Tobat dan Jadi Relawan Pemakaman

Ngemplak Jadi Percontohan Korporasi Pertanian di Pekarangan Rumah