Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Bantu Atasi Bencana Kekeringan, ACT Jateng Distribusikan 50 Truk Tanki Air Bersih

Warga yang nenerima bantuan air bersih dari ACT.

 

HALO SEMARANG – Akibat kemarau panjang, beberapa wilayah di Jawa Tengah sudah mengalami krisis air dampak dari kekeringan. Bahkan BMKG juga menyatakan kemarau tahun 2019 akan lebih panjang akibat beberapa faktor, di antaranya fenomena El Nino, kuatnya Muson Australia, dan anomali peningkatan suhu udara akibat perubahan iklim.

Maka untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (ACT Jateng) menyalurkan bantuan sebanyak 270.000 liter air bersih secara serentak. Dengan total 50 truk tanki air bersih, bantuan disebarkan di 10 kabupaten-kota Jawa Tengah, Kamis (22/8/2019).

Hamas Rausyanfikr, Ketua tim program ACT Jateng mengatakan, bencana kekeringan ini memiliki dampak yang cukup besar di masyarakat.

“Mulai dari aspek kesehatan, misalnya ketika masyarakat tidak mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi. Akhirnya mereka memanfaatkan air yang tidak layak konsumsi. Ini akan menyebabkan efek samping bagi kondisi kesehatan seseorang,” kata Hamas di sela pemberangkatan pengiriman bantuan.

Kekeringan juga turut andil dalam aspek kesejahteraan masyarakat. Banyak warga sampai menjual aset yang dimiliki demi mendapatkan air untuk dikonsumsi.

“Padahal biaya yang mereka keluarkan seharusnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,” paparnya.

Sri Suroto, Kepala Cabang ACT Jateng mengungkapkan, selain bantuan distribusi air bersih, ACT juga memberikan layanan medis gratis, dan bantuan pemberian kebutuhan pangan.

“Untuk 4 bulan terakhir ini ACT telah memproses kurang lebih 1.400 sumur wakaf di seluruh Indonesia. Semua program yang telah dijalankan pun harus ada partisipasi yang aktif dari para pendonor dan penerima manfaat. Di sisi lain kolaborasi dengan BMKG, pemerintahan, dan berbagai institusi swasta menjadi bentuk ikhtiar terbaik demi kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Suharsono perwakilan dari DPRD Kota Semarang menyampaikan apresiasi atas aksi bantuan air bersih yang diinisiasi oleh ACT.
“Saya dengar aksi nasional distribusi air bersih ini dilakukan serentak di berbagai cabang ACT di Indonesia. Saya selaku wakil rakyat ikut bangga karena aksi nyata ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucap Suharsono.

Ditambahkan, bencana kekeringan dampaknya tidak secara langsung dilihat seperti bencana alam lainnya. Namun pengaruhnya memang sangat terasa, apalagi air merupakan kebutuhan pokok manusia dan mahluk hidup lainnya.

“Bencana kekeringan ini barangkali tidak kelihatan, namun nyata dan setiap tahun ada. Oleh karena itu, pemerintah menyambut positif kolaborasi dengan lembaga kemanusiaan seperti ACT untuk bersama-sama mengatasi dampak bencana ini,” katanya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang