in

Bantah Gusur Pedagang, Bupati Kebumen Tegaskan Akan Perluas Pasar Pagi

Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto, dalam acara penempatan kembali pedagang Pasar Rakyat. (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto membantah rumour yang beredar bahwa pihaknya akan ada penggusuran pedagang Pasar Pagi Kebumen.

Menurut dia, area perdagangan itu bukan digusur malahan diperluas dan ditata lagi agar terlihat lebih rapi dan lebih indah dipandang.

Hal itu disampaikan Bupati Kebumen, setelah shalat tarawih bersama warga masyarakat di Masjid Al Iman, Desa Merden, Kecamatan Padureso, baru-baru ini.

Bupati menyebut, revitalisasi Pasar Pagi Kebumen rencananya akan dilaksanakan pada tahun ini.

“Tahun ini kita rencanakan pembangunan Pasar Pagi, bukan digusur ya, tapi kita perluas lagi areanya. Memang pembangunan yang kemarin itu belum selesai, masih perlu ada perbaikan dan penataan,” ujar Bupati, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Untuk Pasar Pagi, Bupati menuturkan, deretan ruko-ruko yang ada di area depan pasar nantinya bakal diratakan.

Karenanya ia meminta kepada Disperindag untuk melakukan komunikasi dengan para pedagang atau pengelola ruko terkait rencana pembangunan Pasar Pagi.

“Jadi ruko yang ada di depan itu nanti akan kita ratakan, mereka akan kita pindah di belakang.  Dengan begitu, area Pasar Pagi akan terlihat lebih luas, dan juga tidak semrawut,” terangnya.

Selain Pasar Pagi, Bupati menyebut, Pemerintah Daerah pada tahun ini juga bakal melakukan revitalisasi Pasar Hewan Gombong yang terintegrasi dengan Terminal Bus Gombong.

Hal ini tentunya untuk bisa menghidupkan kembali sektor perekonomian di wilayah Gombong.

Kemudian untuk Pasar Gombong, menurut Bupati statusnya saat ini masih dikelola oleh pihak ketiga, dan akan berakhir pada tahun ini.

Ke depan, pihaknya masih perlu mengkaji lagi apakah Pasar Gombong perlu dikelola Pemerintah Daerah atau kembali dikelola pihak swasta.

“Pasar Gombong saat ini masih dikelola pihak ketiga kurang sudah 25 tahun, dan tahun ini tahun terakhir. Tentu setelah itu akan dikembalikan kepada Pemerintah Daerah, dan akan kita cek kembali struktur bangunannya apakah masih layak atau tidak, karena itu sudah lama banget,” kata dia. (HS-08)

Edisi Pamungkas Peacesantren Digelar di Rembang

Lansia di Panti Sosial Distrarastra Pemalang Terima Santunan