in

Bank Jateng Syariah Kembangkan Sayapnya di Kabupaten Rembang

Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Ony Suharsono bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz, saat meresmikan Kantor Cabang Pembantu Syariah Bank Jateng Rembang, Rabu (6/7/2022).

HALO REMBANG – Bank Jateng terus memperluas jaringan pelayanannya dengan mengembangkan Perbankkan Syariah di Kabupaten Rembang ditandai dengan peresmian Kantor Cabang Pembantu Syariah Bank Jateng di Jalan Pemuda Nomor 53 Rembang.

Peresmian dilakukan oleh Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Ony Suharsono bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz, Rabu (6/7/2022).

Hadir pula pada acara tersebut perwakilan Bank Indonesia Semarang, Perwakilan OJK Semarang dan Forkompinda Kabupaten Rembang.

Ony Suharsono mengatakan pembukaan Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang merupakan salah satu upaya strategis untuk terus meningkatkan pelayanan dan manfaat yang diberikan Bank Jateng Syariah kepada para nasabah.

“Dibukanya Kantor Cabang Pembantu Syariah di Rembang ini, Bank Jateng Syariah saat ini telah memiliki 5 Kantor Cabang Syariah, 15 Kantor Capem Syariah, 9 Kantor Kas Syariah, 4 Payment Point Syariah dan 156 Layanan Syariah serta 5 Mobil Kas Keliling Syariah,” terangnya.

Disampaikan juga, Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang telah beroperasional sejak tanggal 5 Mei 2022 lalu, namun acara peresmiannya baru dilaksanakan pada hari ini, Kamis (6/7/2022)

Menurut Ony Suharsono, minat dan atensi warga Rembang sangat baik terhadap keberadaan Kantor Bank Jateng Syariah.

Hal ini dapat dilihat dari pencapaian pembiayaan menunjukkan kinerja yang cukup baik, dengan pencapaian pembiayaan sudah mencapai Rp 5,5 miliar dan penghimpunan dana mencapai Rp 4 miliar.

“Untuk itu, kami harapkan segenap elemen masyarakat yang berada di sekitar wilayah Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang ini, dapat memanfaatkan jasa dan layanan secara optimal,” ungkap Ony Suharsono.

Sementara, Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya menyampaikan, lembaga perbankan harus mampu berperan sebagai lembaga mediator dan motivator.

“Dalam rangka mendorong masyarakat untuk menabung, sebagai pelayan dan penyalur dana untuk masyarakat dan usahawan yang memerlukan jasa perbankan,” tuturnya.

Hafidz juga berharap, ke depan dengan perkembangan teknologi yang terus berjalan, terlebih di tengah perkembangan teknologi digital yang akan memasuki era G20, tantangan perbankan juga makin kompleks.

“Karena itu, inovasi layanan dengan sistem digital harus terus dikembangkan. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kecenderungan nasabah dalam mencari alternatif layanan dan produk perbankan juga makin menuntut adanya kemudahan,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga menyebut, Bank Jateng akan menjadi bagian tidak terpisahkan dari pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Rembang.

“Sehingga pembukaan Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang ini merupakan salah satu upaya strategis untuk secara terus menerus meningkatkan pelayanan dan manfaat yang diberikan Bank Jateng kepada para nasabah dan masyarakat pada umumnya,” imbuh Hafidz.

Terakhir, Bupati Rembang berpesan kepada Bank Jateng Kantor Cabang Pembantu Syariah Rembang untuk turut serta membantu mensosialisasikan kepada masyarakat terkait perkembangan perbankkan.

“Bahwa perkembangan keuangan syariah di zaman sekarang dengan keuangan konvensional masih tetap sama. Yaitu sama-sama bagus, sama-sama lengkap, dan sama-sama modern,” pungkas Hafidz. (HS-06).

Rangkul Petani, Kodim 0715/Kendal Ubah Puluhan Hektare Lahan Tidur Menjadi Produktif

Pemuda 15 Tahun Meninggal Dunia Usai Hanyut Saat Berenang di Sungai Serayu Banjarnegara