Bank Jateng Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan

Jajaran manajemen Bank Jateng berangkat diantar becak listrik menuju lokasi Opening Ceremony di Tamansari Yogyakarta dengan protokol kesehatan Covid-19, belum lama ini.

 

HALO BISNIS – Memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan kader pemimpin yang merupakan bagian dari proses regenerasi, manajemen PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jateng (Bank Jateng) bekerja sama dengan MM FEB UGM melaksanakan Executive Leadership Program (Exel Pro) bagi pejabat senior Bank Jateng selama 3 bulan.

Jajaran komisaris, direksi, dan manajemen Bank Jateng berangkat diantar becak listrik menuju lokasi Opening Ceremony di Tamansari Yogyakarta dengan protokol kesehatan Covid-19, belum lama ini.

Melalui Exel Pro ini, diharapkan bisa memperbaiki kualitas layanan menjadi lebih cepat dan mudah dengan peningkatan kemampuan SDM.

MoU ditandatangani oleh Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno dan Kaprodi MM UGM Prof Eduardus Tandelilin dan disaksikan Dekan FEB UGM Dr Eko Suwardi MSc, dan Direktur MM UGM Dr Hani Handoko MBA.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyatno merasa senang dan berterima kasih, dapat bekerja sama dengan universitas yang memiliki reputasi internasional, dan berpengalaman dalam penyelenggaraan program pengembangan eksekutif ternama di Indonesia.

Exel Pro Bank Jateng memberikan karpet merah dan kesempatan yang sama kepada kader internal Bank Jateng atau growth from within.

Kegiatan ini diikuti oleh 28 orang pejabat eksekutif Bank Jateng, di antaranya Eksekutif Senior, Kepala Divisi, dan Pemimpin Cabang Koordinator atau setingkat.

“Saat ini total aset Bank Jateng mencapai Rp 78,26 triliun, terbesar kedua dari 27 BPD se-Indonesia. Dan bisnis perbankan yang telah banyak mengalami perubahan membutuhkan kepemimpinan transformasional yang kuat,” ungkap Supriyatno, didampingi Pimpinan Bank Jateng Cabang Yogyakarta, Sulton Syarif, dan Wakil Pimpinan Sambu Dharta Gautama.

Massifnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan transaksi keuangan dan pembayaran, para bankir menurutnya tidak bisa mengandalkan cara-cara yang biasa saja atau business as usual.

“Namun perlu berpikir dan bertindak secara out of the box. Dengan melakukan inovasi dan terobosan baru atau breakthrough,” imbuhnya.

Supriyatno berharap Exel Pro ini bisa melahirkan human capital yang memiliki knowledge maupun practical base seimbang, kualifikasi kepemimpinan atau leadership, dan pemikirian kebaruan atau breakthrough project yang dapat memperkaya Rencana Bisnis Bank (RBB) 2021.

“Semoga bisa membuka cakrawala pemikiran, menumbuhkan keberanian untuk berbicara, dan bisa menyerap nuansa DIJ dengan baik. Kami nderek titip kader-kader Bank Jateng, untuk dapat mendapatkan bimbingan sebagai calon pemimpin masa depan,” ujar Supriyatno

Sementara, Prof Eduardus Tandelilin berharap, semoga MM UGM bisa menjawab kepercayaan dan memenuhi harapan dewan komisaris dan jajaran direksi Bank Jateng.

“Khususnya untuk mencetak leader yang mampu bekerja keras, cerdas, dan ikhlas,” ujarnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.