in

Bank Jateng dan Pemkab Sragen Guyub Rukun Bagikan Seribu Paket Sembako Untuk Warga

Warga antusias tukarkan uang di Bank Jateng Cabang Sragen, Senin (18/4/2022).

HALO SRAGEN – Bank Jateng Cabang Sragen bersama Pemkab Sragen membagikan 1000 paket sembako kepada masyarakat di Bumi Sukowati Sragen di tengah-tengah bulan Ramadan 1443 H.

Melalui Pemerintah Kabupaten Sragen pembagian paket sembako ini disalurkan di dua tempat, pada hari pertama di Desa Tempelrejo, Kecamatan Mondokan dengan 532 paket, serta di hari kedua di Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono sebanyak 468 Paket sembako, total ada 1.000 Paket. Pembagian sembako tersebut dilaksanakan di halaman depan kantor desa dengan menerapkan protokol kesehatan.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati beserta Forkopimda yang juga membagikan paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Bupati Sragen dalam sambutannya mengatakan, Safari Ramadan ini sudah rutin dilaksanakan sejak awal dirinya menjabat, yakni pada 2016 lalu.

“Kala itu kami berkeliling ke desa-desa. Pada setiap tahunnya berganti desa sasaran. Sekarang sudah jalan kali kelima Ramadan. Sampai sekarang 100 desa yang menjadi sasaran Safari Ramadan,” ungkap Yuni sapaan akrabnya, Senin (18/4/2022).

Bupati juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian Bank Jateng terhadap warga Sragen yang terdampak pandemi. Seperti diketahui, dalam kurun waktu dua tahun ini, pandemi Covid-19 memaksa sebagian orang harus tinggal di rumah dan menjalankan aktivitas di rumah saja. Dia pun berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Sragen.

“Semoga Bank Jateng ke depan juga semakin sukses dan dapat selalu bersinergi dengan program-program pemerintah Kabupaten Sragen,” ujar Yuni.

Sementara Pemimpin Bank Jateng Cabang Sragen, Retno Tri Wulandari menegaskan, bersama Pemkab Sragen, pihaknya benar-benar ingin membantu meringankan beban masyakarat yang terdampak pandemi Covid -19 dan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi yang menerimanya. Apalagi saat situasi pandemi seperti ini, warga sangat butuh memenuhi ketersediaan bahan makanan untuk sehari-hari. Semoga kita semua selalu sehat, dan dihindarkan dari virus Covid-19,” ujar Retno.

Penukaran Uang

Pada kegiatan tersebut, Bank Jateng Cabang Sragen juga menyiapkan uang recehan sebanyak Rp 4,44 miliar untuk melayani warga uang ingin menukar uang lama dengan yang baru menjelang perayaan Idul Fitri 2022.

Uang recehan itu biasanya dipakai untuk tradisi memberi “uang fitrah” bagi kerabat yang masih anak-anak. Warga yang menukarkan uang di Bank Jateng setiap harinya antara 50-100 orang. Pihak Bank Jateng mensyaratkan warga membawa KTP untuk menukar uang baru.

“Biasanya pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000. Maksimal tiap orang hanya bisa menukar uang baru senilai Rp 3,7 juta,” imbuh Retno.

Salah seorang warga Kebonromo, Ngrampal, Wati memanfaatkan palfon maksinal menukar uang baru yakni Rp 3,7 juta. Ia menukarnya untuk mendapatkan semua pecahan dari Rp 2.000-Rp 20.000.

“Keponakan saya banyak karena satu keluarga besar. Biasanya saat Lebaran memang mendapat uang baru dan anak-anak itu menjadi senang. Sambil ngumpul-ngumpul mereka dapat uang baru,“ ujarnya.

Sementara warga Mondokan, Sragen, Nurika, juga menukarkan Rp 1,5 juta untuk pecahan Rp 5.000-an dan Rp 10.000.

“Saya sudah antre sepekan lalu dan baru bisa mengambil Senin (18/4/2022),“ ungkapnya.

Yang melaksanakan tugas (Ymt) Pemimpin Bank Jateng Cabang Sragen, Yunus Anis CA mengungkapkan, pelayanan penukaran uang sudah dimulai sejak pekan pertama hingga pekan terakhir Ramadan. Pelayanan penukaran uang dilakukan setiap Senin, Rabu, dan Jumat.

“Total dana yang disiapkan dari Bank Indonesia untuk Bank Jateng senilai Rp 4,44 miliar. Pertukaran uang ini untuk mendukung budaya Lebaran yang ada uang fitrah,” ujarnya.(HS)

Selain Ziarah, Ini Program Promosi Pegadaian Kanwil XI Semarang Peringati Hari Kartini

PSIS Lepas Beny Wahyudi