Bank Jateng Cabang Sukoharjo Membagikan Uang Duka Pemkab Sukoharjo Senilai Rp 4 Miliar Lebih

Pembagian uang duka kepada masyarakat Sukoharjo.

 

HALO SEMARANG – Kabupaten Sukoharjo memiliki agenda resmi setiap enam bulan, yakni pembagian uang duka kepada masyarakat Sukoharjo kurang mampu yang anggota keluarganya meninggal dunia.

Santunan tersebut sudah berjalan kurang lebih sembilan tahun. Santunan uang duka Pemkab Sukoharjo diklaim sebagai santunan uang duka terbesar, masing-masing menerima sebesar Rp 3 juta.

Pembagian santunan uang duka tahap dua tahun 2020, baru bisa dilaksanakan pada awal November, tepatnya tanggal 17-19 November 2020.

Karena adanya pandemi Covid-19, pembagian uang duka yang sebelumnya disentralkan di Pendopo Pemkab Sukoharjo, pada tahap ini dilaksanakan di masing-masing desa. Tujuannya adalah mengurangi kerumuman warga saat pembagian uang duka.

Petugas Pemasaran dan Pelayanan Bank Jateng Cabang Sukoharjo secara langsung membagi uang duka kepada masyarakat di Kabupaten Sukoharjo selama tiga hari berkeliling dari desa ke desa lain. Demi kelancaran, Petugas Bank Jateng didampingi Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo serta kepala desa setempat.

Sukimin, Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo menyampaikan, bahwa pembagian uang duka ini merupakan kegiatan rutin Pemkab Sukoharjo di bawah pemerintahan Wardoyo Wijaya.

“Terima kasih banyak kepada Bank Jateng yang selalu siap mensukseskan acara Pemkab Sukoharjo, di tengah keterbatasan personel tetap memberikan pelayanan terbaik untuk Sukoharjo. Total masyarakat yang menerima 1.457 orang dengan total uang Rp 4.371.000.000,” imbuh Sukimin.

Selain itu Sukimin juga mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Pemimpin Bank Jateng Cabang Sukoharjo, Agus Hastono menyampaikan, kesiapan Bank Jateng untuk menyalurkan uang duka mulai dari ketersediaan uang sampai dengan pembagian langsung ke masyarakat.

“Sudah menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi Pemkab Sukoharjo,” katanya.

Agus juga mengatakan, apabila ada kekurangan uang yang ada di amplop, masyarakat dipersilakan menyampaikan kepada petugas langsung di tempat.

“Akan kami tukar karena uang duka ini tidak ada potongan sama sekali,” katanya.

Penyaluran uang duka ini berjalan dengan lancar dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Petugas juga menggunakan perlindungan lengkap, kursi penerima yang diberi jarak, pengukuran suhu tubuh sebelum mengikuti kegiatan.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.