in

Banjir Terjang Blora, Bupati Menduga Akibat Hutan Gundul

Bupati Blora Arief Rohman, meninjau Pasar Rakyat Jepon yang Selasa malam dilanda banjir. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Blora, memicu banjir yang menerjang sedikitnya tiga kecamatan, yakni Jepon, Jiken, dan Bogorejo.

Banjir juga menyebabkan Pasar Jepon terendam, jembatan di Desa Prantaan Bogorejo putus, dan sejumlah rumah warga di Desa Bleboh Jiken terendam hingga setinggi pinggang orang dewasa.

Saat meninjau Pasar Jepon, Bupati Blora, Arief Rohman mengaku kaget ketika mengetahui Jepon diterjang banjir seperti ini.

Mas Arief, panggilan akrab Arief Rohman, mengatakan banjir seperti ini, dulu memang pernah terjadi, tetapi sudah lama.

“Memang dulu pernah banjir namun sudah lama, yakni sekitar 25 tahun lalu,” kata Bupati, seperti dirilis blorakab.go.id.

Menurut dia, banjir besar ini datang dari arah hulu. Daerah aliran sungai (DAS) di wilayah itu seharusnya masih merupakan hutan.

Maka dari itu, dia menegaskan akan segera melakukan pengecekan kondisi wilayah hulu. Dia menduga telah ada perubahan kondisi hutan di hulu, sehingga mengakibatkan banjir.

“Kondisinya apakah memang hutan yang sudah gundul atau seperti apa ?” kata dia.

Arief Rohman juga mengatakan banjir tak hanya menerjang wilayah Jepon. Dia menerima laporan, bencana tersebut juga terjadi di Bleboh, Gandu, Jiken, Bogorejo, termasuk sejumlah lokasi di Cepu.

‘’Bahkan dilaporkan juga ada sekitar dua jembatan yang putus,’’ tandasnya

Terkait banjir di Pasar Jepon, Mas Arief minta nantinya bisa dilakukan bersih-bersih secara gotong royong.

BPBD diminta juga agar bisa ikut membantu membersihkan kios-kios yang kebanjiran, dengan sinergi bersama TNI/Polri.

Setinggi Lutut

Sementara itu, Fahru, salah satu warga Kecamatan Jepon mengungkapkan, hujan deras membuat sejumlah wilayah di Jepon terendam air hingga kurang lebih sampai lutut orang dewasa.

“Wilayah pasar Jepon terendam juga, biasanya kalau hujan tidak separah ini, dan hujan sore ini memang kelihatannya rata. Banyak wilayah yang terendam banjir,’’ kata dia.

Dari pantauan, hujan deras yang terjadi sejak Selasa siang, mengakibatkan, sejumlah wilayah bahkan di jalan nasional Blora – Cepu, tepatnya di wilayah Desa Tempel Lemahbang juga mengalami banjir.

Kendaraan dari arah Blora menuju Cepu dan sebalik harus berhati-hati. Bahkan sebagian kendaraan lain, harus bergantian jalan untuk mencapai tujuan.

Informasi yang didapat, sejumlah wilayah yang mengalami banjir, diantaranya sejumlah titik di Kecamatan Jiken, Bogorejo, Jepon.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Blora terus melakukan inventarisasi wilayah wilayah mana saja yang mengalami banjir. (HS-08)

Kepala BNPT RI Dorong Mahasantri Lirboyo Kediri Berkomitmen Cinta Tanah Air

Ikuti Arahan Jokowi, Ganjar Pastikan Pelayanan Investasi di Jateng Mudah-Murah-Cepat