in

Banjir Masih Mengancam

Dampak banjir di wilayah Perum Dinar Indah Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Minggu (17/1/2021).

 

HALO SEMARANG – Tingginya curah hujan akhir-akhir ini membuat ratusan keluarga di wilayah rawan banjir masih was-was. Mereka khawatir banjir susulan akan terjadi, dan mengakibatkan permukiman mereka kembali tergenang.

Khususnya di wilayah Perum Dinar Indah Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, banyak warga masih khawatir akan terjadinya banjir susulan.

“Apalagi curah hujan masih sangat tinggi. Kami berharap ada solusi jangka panjang yang bisa mencegah persoalan ini. Seperti relokasi atau upaya lain yang sifatnya permanen,” kata Kristanto, salah satu warga Perum Dinar Indah Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Selasa (19/1/2021).

Sebagai informasi, Banjir di Kota Semarang bagian atas selain di Perum Dinar Indah Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang juga terjadi di Kelurahan Rowosari yang merendam rumah warga. Namun, ketinggian air tak setinggi banjir di Perum Dinar Indah pada Minggu (17/1/2021).

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, banjir yang terjadi di daerah Rowosari merendam sekitar 100 rumah warga. Namun, ketinggian air banjir relatif tidak tinggi mencapai selutut orang dewasa.

“Penyebab, banjir di daerah itu karena di sana juga masih satu aliran dengan Kali Babon yang meluap. Sehingga kena dampak dari luapan air yang memang tinggi,” terang mbak Ita, sapaan akrab Wakil Wali Kota Semarang.

Dirinya juga sudah minta dikirim armada Damkar untuk pembersihan lumpur di lokasi banjir. “Di sana juga saat ini airnya sudah surut. Dan kita pasok untuk bantuan bagi warga terdampak berupa sembako dari BPBD,” imbuhnya.

Banjir, kata Ita, di Kelurahan Rowosari tidak sesering seperti di daerah cekungan di sekitar Perum Dinar Indah. Sedangkan untuk jumlah kepala keluarga yang terdampak dari 33 rumah warga ada sekitar 150 jiwa.

“Sehingga Sungai Pengkol yang meluap harus dimonitor terus, Pak Sekda sudah komunikasi dengan BBWS Pemali-Juana, PU, untuk penanganan sementara yaitu penguatan parapet dan peninggian tanggul di lokasi sekitar agar kejadian tak terulang. Untuk solusi jangka panjang masih akan kami bicarakan,” pungkasnya.(HS)

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Selasa (19/1/2021)

Banyak Tenaga Kesehatan di Kota Semarang yang Belum Mengikuti Vaksinasi