Banjir Kudus, Pemprov Jateng Gelontorkan Bantuan Logistik

Pemprov Jateng memberikan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Kudus. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO KUDUS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, menggelontorkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Safrudin mengatakan pihaknya menggelontorkan bantuan untuk warga terdampak banjir, yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

“BPBD memberikan bantuan logistik makanan tambahan gizi, mi instan, kopi, sarden, selimut, family kit (peralatan keluarga), kit (peralatan) untuk anak-anak,” kata Safrudin, Minggu (3/1).

Selain bantuan untuk warga terdampak banjir, disediakan pula posko bencana dan dapur umum di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati.

Safrudin menerangkan, banjir dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi, sehingga debit air Sungai Wulan dan Sungai Gelis bertambah. Air Sungai Gelis masuk ke Sungai Wulan, dan air Sungai Wulan masuk ke Sungai Gelis.

“Sungai utamanya kan Sungai Wulan. Sungai Gelis airnya masuk ke Sungai Wulan. Ternyata dari arah Purwodadi-Blora, airnya banyak ke Sungai Wulan. Dari Sungai Wulan melimpas ke Sungai Gelis. Sehingga debit air bertambah. Akhirnya jebol tanggulnya,” ucapnya.

Saat ini, kata Safrudin, airnya relatif lebih surut dan sudah dipasang pancang-pancang untuk tanggul darurat. Sungai tersebut merupakan wilayah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana.

Dari BBWS, sudah menyiapkan alat berat untuk memasang bambu pancang dan memasang karung pasir.

Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo, hingga Minggu sore, banjir menggenangi Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati. Dengan korban terdampak 1.200 jiwa, 350 keluarga, dan 320 rumah.

Warga terdampak lain di Jalan Dukuh Karang Turi Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu. Korban terdampak 1.100 jiwa, 425 keluarga, dan 350 rumah.

Selanjutnya di Dukuh Setro Desa Setrokalangan dengan total terdampak 101 KK dengan 401 jiwa. Adapun untuk lokasi pengungsian ada di TPQ Quryatul Fikri dan SMP Muhammadiyah 2, serta Balai Desa Setrokalangan. Lokasi dapur umum di TPQ Quryatul Fikri.

Berangsur Surut

Sementara itu hari ini banjir akibat tanggul Sungai Gelis jebol di Kabupaten Kudus, berangsur surut. Walau demikian masih ada ratusan rumah warga yang terendam banjir, dengan ketinggian 30 sentimeter di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu.

Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo mengatakan pihaknya tadi pagi masih mengevakuasi warga. Sebelumnya ada dua desa di dua kecamatan yang terdampak banjir tanggul jebol. Untuk di Dukuh Goleng, Desa Pasuruan Lor, genangan air sudah surut.

Adapun di Desa Setrokalangan, ketinggian air masih 30 cm, di permukaan warga. Untuk di jalan menuju Dukuh Karangturi saat ini ketinggian air mencapai 50 cm. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.