in

Banjir Di Kota Semarang Mulai Surut, Warga Mulai Aktivitas

Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono/dok.

 

HALO SEMARANG – Sudah seminggu banjir di Kota Semarang masih belum sepenuhnya surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyampaikan, terdapat lima kelurahan di Kecamatan Genuk yang masih terendam, di antaranya Kelurahan Genuksari, Gebangsari, Muktiharjo Lor, Terboyo Wetan, dan Trimulyo, Jumat (12/2/2021).

Penyebab masih terendamnya lima kelurahan tersebut, ialah musim hujan yang masih berlangsung. Terlebih daerah tersebut memiliki kontur tanah yang rendah, disusul dengan gelombang tinggi di pesisir laut Jawa. Dengan demikian, pengoptimalan pompanisasi terus dilakukan.

“Musim hujan ini masih belum berakhir, namun intensitas sudah tidak seperti beberapa hari yang lalu. Daerah yang masih terendam saat ini, warganya sudah bisa melakukan aktivitas sehari-hari,” papar Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono kepada halosemarang.id.

Lebih lanjut, berdasarkan data BPBD Kota Semarang, genangan air di lima kelurahan tersebut bervariasi. Berkisar antara 10 cm hingga 30 cm. Hal lainnya, warga sudah dapat melakukan aktivitas sehari-hari, sebab sudah tidak banyak rumah warga yang terendam.

“Ketinggian air sudah menurun, di lima daerah itu ada yang 10 cm, ada juga yang 30 cm. Daerah tersebut masih tergenang itu karena kontur tanahnya rendah,” ucap Pak Win, sapaan akrabnya.

Hingga kini, BPBD masih terus memberikan bantuan kepada dapur umum yang masih beroperasi.

Melansir data terbaru dari laman resmi Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, cuacajateng.com, Jumat pagi (12/2/2021), cuaca di Kota Semarang umumnya berawan, namun berpotensi hujan ringan yang tidak merata pada awal hingga menjelang tengah malam.

Sementara itu, melansir dari Stasiun Maritim Tanjung Mas Semarang, perairan Semarang dan Demak akan terjadi gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter, Jumat (12/2/2021).(HS)

Share This

Hadiri Harlah Ke -95 Nahdalatul Ulama Tahun 2021, Wabup Pesan : Jaga Integritas Dan Jati Diri

Jalan Di Truko Ambles, Diduga Akibat Pipa PDAM Yang Bocor