Banjir di Kota Semarang Masih Merendam Empat Kecamatan

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat meninjau korban banjir di Kelurahan Genuksari, Kecamatan Genuk.

 

HALO SEMARANG – Air bah masih tampak menggenang di Kota Semarang selama empat hari ini. Hal itu disebabkan derasnya curah hujan dan tingginya gelombang pasang air laut (rob).

“Banjir yang terjadi kali ini akibat lebatnya curah hujan, dan gelombang air laut yang tinggi, sehingga air tidak bisa menuju laut karena air laut juga tinggi,” kata Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu kepada awak media, saat meninjau korban banjir di Kelurahan Genuksari, Kecamatan Genuk, Selasa (9/2/2021).

Perempuan yang akrab disapa Ita tersebut menambahkan, hujan yang terus-menerus mengguyur Kota Semarang selama beberapa hari terakhir debitnya memang sangat tinggi.

“Curah hujan kali ini sangat berbeda dari sebelumnya. Curahnya sangat tinggi yaitu 171 mm,” imbuhnya yang bersumber dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dikatakan Ita, Pemerintah Kota Semarang akan mengevaluasi bencana banjir ini. Dengan mengoptimalkan program pencegahan banjir termasuk keberadaan pompa.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Winarsono mengatakan, bencana banjir masih menggenang di empat kecamatan. Di antaranya Kecamatan Genuk, Gayamsari, Semarang Utara, dan Semarang Timur, pada Selasa (9/2/2021).

“Saat ini banjir berangsur-angsur sudah mulai surut. Tinggal empat kecamatan yang masih terendam,” kata Winarsono kepada halosemarang.id.

Winarsono menambahkan, pihaknya bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan terus bersinergi mengatasi banjir, misalnya dengan melakukan optimalisasi pompa.

Terkait dengan hal yang dilakukan BPBD hingga hari ini, yaitu terus memaksimalkan pemberian bantuan sosial kepada warga yang terdampak.

Selain itu, pihaknya juga membuka permohonan bagi posko banjir yang membutuhkan bantuan bahan pangan.

“Bagi posko yang bahan pangannya, kiranya sudah mulai habis, bisa menghubungi BPBD Kota Semarang. Nanti kami akan mengantarkan ke posko-posko,” tutupnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.