Bangun Stadion, Pati Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jateng 2022

Bupati Pati Haryanto bersama Sekretaris Daerah dan Kepala DPUTR Pati memonitor pembangunan Stadion Joyokusumo, Selasa siang (3/11). (Foto : patikab.go.id)

 

HALO PATI – Kabupaten Pati siap untuk menjadi tuan rumah pembukaan pekan olah raga provinsi (Porprov) Jateng pada 2022 mendatang.

Saat ini sejumlah upaya tengah dilakukan, termasuk melanjutkan pembangunan Stadion Joyokusumo.

Optimisme tersebut disampaikan Bupati Pati Haryanto, saat bersama jajarannya memonitor pembangunan Stadion Joyokusumo, Selasa siang (3/11).

Untuk tahun ini, pembangunan fokus pada pemasangan rumput lapangan stadion. Adapun untuk lintasan dan fasilitas lainnya, akan dilanjutkan pada tahun anggaran 2021.

Menurut dia, pembangunan stadion untuk tahun ini telah sesuai spesifikasi. Pemasangan rumput sintetis telah rampung, dan tinggal menunggu penyerahan dari rekanan kepada Pemkab Pati.

Rumput sitetis sudah banyak digunakan di lapangan sepak bola. Sesuai studi di beberapa daerah dan Jakarta, perawatan rumput sintetis lebih mudah.

“Adapun lintasan di sekitar lapangan dan fasilitas yang lain, pada 2021 sudah bisa selesai. Jika Kabupaten Pati ditunjuk sebagai tempat pembukaan Porprov, maka kita sudah siap,” ujarnya.

Bupati menjelaskan pengoperasian stadion tersebut, secara resmi tentu dilakukan setelah penyerahan. Karena itu jika sebelum diserahkan tempat ini digunakan untuk latihan, maka sifatnya hanya pinjam uji.

“Yang masuk stadion diharapkan tidak merokok, karena rumput sintetis rawan rusak. Termasuk untuk lintasan juga yang nanti juga terbuat dari karet. Kita mengakomodasi masukan masyarakat dan ini sudah diperhatikan, harapannya juga masyarakat ikut merawat fasilitas ini,” harapnya.

Bupati memastikan pengerjaan untuk lapangan sudah 100%. Namun untuk lintasan dan fasilitas lainnya masih belum selesai karena keterbatasan anggaran. Semula, dialokasikan anggaran 20 miliar, tetapi setelah refocussing hanya tersedia 8 miliar.

“Masih banyak yang belum, seperti lampu stadion sangat mahal. 16 miliar pada 2021 akan digunakan untuk menyelesaikan pengerjaan lintasan belum termasuk pemasangan lampu stadion yang ditujukan untuk pertandingan malam hari,” ungkap Bupati.

Ke depan juga akan ada venue senam, karate, taekwondo, silat, senam, tarung derajat dan dayung di Stadion Joyokusumo. Paling tidak Persiapan sirkuit balap, memang ada yang mau membangun di Kecamatan Cluwak dan dulu sudah ada. Tetapi venue balap akan dilangsungkan diwilayah lain.

“Jadi untuk sirkuit kita belum memfasilitasi, namun dari warga Kecamatan Cluwak ada alokasi itu yang dibangun dari bantuan Provinsi. Ketika memenuhi persyaratan akan kita tawarkan kepada panitia Porprov,” imbuhnya.

Bupati mengatakan, perbaikan stadion merupakan salah satu fasilitas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat ditengah pandemi Covid-19. “Jangan hanya olah raga saat pandemi dan hanya sekedar mengikuti tren saja. Karena olah raga adalah bagian dari peningkatan prestasi dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” tandas Bupati.

Selain meninjau pembangunan stadion, Bupati juga meninjau sejumlah lokasi perbaikan trotoar, di sepanjang jalan Pemuda dan Panglima Sudirman. Pengerjaan trotoar ini bertujuan untuk menata gorong- gorong sebagai antisipasi menghadapi musim penghujan. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.