Bangun Ruang Kelas, MTS dan Madrasah di Rembang Dibantu BPKH

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), bekerja sama dengan Yayasan Darut Tauhid dan Komisi VIII DPR RI, menyerahkan bantuan secara virtual, kepada Mts Maslahul Huda Sluke, dan Madrasah Dinyah Masyaru Nasyi’in Kragan, serta Mts Miftahul Huda Todanan Blora. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), bekerja sama dengan Yayasan Darut Tauhid dan Komisi VIII DPR RI, memberikan bantuan kepada Mts Maslahul Huda Sluke, dan Madrasah Dinyah Masyaru Nasyi’in Kragan, serta Mts Miftahul Huda Todanan Blora.

Bantuan yang diberikan berupa pembangunan ruang kelas untuk tiga sekolah tersebut.

Penyerahan bantuan, secara simbolis dilakukan di masing-masing lembaga pendidikan penerima bantuan. Acara tersebut juga di saksikan secara virtual oleh sejumlah pihak, seperti dari Kementerian Agama RI, Pemprov Jawa Tengah, Pemkab Rembang, dan Pemkab Blora.

Rata-rata sekolah yang mendapatkan bantuan merupakan yayasan pendidikan yang bangunan ruang kelasnya tertimpa musibah. Seperti di Kecamatan Kragan Mts tersebut atapnya diterbangkan angin beberapa waktu yang telah lalu.

Anggito Abimanyu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan kepedulian terhadap pembangunan lembaga pendidikan di Kabupaten Rembang dan Blora.

Tahun lalu BPKH dan DT peduli juga memberikan bantuan sembako untuk warga Kabupaten Rembang dan Blora kepada warga yang terdampak covid-19.Jumlahnya 1000 sembako untuk wilayah Rembang dan 500 untuk wilayah Kabupaten Blora.

“Semoga dalam kesempatan ini BPKH dan BP peduli akan secara resmi soft launching karena fisiknya belum 100 persen selesai, menjadi syiar ditengah ujian Covid-19, Ini kegiatan baru yang pertama kali,” kata dia seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Anggota Komisi VIII Harmusa Oktaviani menyampaikan, bantuan yang diberikan secara bertahap. Proses tersebut sudah ditetapkan oleh pemerintah. Semoga bantuan dari provinsi dan pusat dapat turun dengan cepat agar penerima tidak lama menunggu.

“Terima kasih kepada kepada tiga madrasah yang sudah hadir, semoga bermanfaat. Terima kasih atas kerjasama dari BPKH, DT peduli, pemerintah provinsi dan kabupaten karena bantuan ini tidak akan terwujud tanpa kerjasama dari semua pihak. Saya mengajak kepada semua pihak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.

Kepala Bagian Kesra Kabupaten Rembang, Mohammad Sofyan, ketika membacakan sambutan tertulis Bupati Rembang H Abdul Hafidz, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, yang telah memberikan bantuan kepada dua lembaga pendidikan di Rembang. Karena lembaga pendidikan madrasah dapat bersaing dengan anak-anak berpendidikan lain di Indonesia.

Keberadaan Madrasah saat ini telah mengalami lompatan yang signifikan, dalam konteks sistem pendidikan nasional. Upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah menjadi tuntutan mutlak seiring dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan di era sekarang.

“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Darut Tauhid peduli yang telah membangun Mts Maslahul Huda Sluke, dan Madrasah Dinyah Masyaru Nasyi’in Kragan (Rembang) yang membangun ruang kelas baru. Semoga kelas baru ini dapat memberikan manfaat bagi lembaga pendidikan di Rembang,” kata Bupati.

Bupati Rembang H Abdul Hafidz mengajak semua murid madrasah untuk tidak minder untuk bersaing dengan sekolah lain. Seperti Abdul Hafidz yang berlatar pendidikan madrasah dan pondok pesantren mampu menjadi pemimpin di Kabupaten Rembang. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.