Bandara Jenderal Ahmad Yani Salurkan Pinjaman Kemitraan Sebesar Rp 400 Juta

Jajaran manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang foto bersama para penerima bantuan Pinjaman Kemitraan UMKM Tahap I Tahun 2020.

 

HALO BISNIS – Di tengah kondisi pandemi corona, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang tetap memberikan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar, dengan menyalurkan Pinjaman Kemitraan Tahap I Tahun 2020 sebesar Rp 400 juta.

Bantuan ini diberikan kepada lima pelaku UMKM di wilayah Jawa Tengah dari berbagai sektor. Acara penyaluran pinjaman kemitraan dilaksanakan pada Jumat (24/7/2020) pukul 10.00 WIB di Ruang Rapat Kantor Cabang Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, dan dihadiri oleh General Manager beserta jajaran, serta lima orang perwakilan dari mitra binaan terpilih.

Pada sambutannya, General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto menyampaikan, pinjaman kemitraan ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai bentuk tanggung jawab sosial Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki kewajiban mendampingi para pelaku UMKM, agar lebih tangguh dan mandiri.

Sedangkan dari tahun 1993 sampai tahun 2020, PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang telah menyalurkan pinjaman kemitraan sebesar Rp 26 Miliar kepada 866 mitra binaan.

“Selain memberikan pinjaman kemitraan kepada para pelaku UMKM, juga terdapat program pembinaan berupa kesempatan untuk mengikuti pameran produk, pelatihan pengembangan usaha, dan pemagangan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksinya. Sehingga harapan ke depan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi UMKM yang ada di Jawa Tengah, serta dapat meningkatkan perekonomian bagi daerah sekitar,” tambahnya.

Sebagai salah satu BUMN, PT Angkasa Pura I (Persero) akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk turut serta dalam meningkatkan kondisi sosial masyarakat.

Tujuannya agar keberadaan perusahaan juga dapat dirasakan nilai positifnya.

“Juga sebagai bentuk peran serta Angkasa Pura I dalam membantu UMKM bertahan dalam masa pandemi Covid-19,“ tutupnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.