in

Bandara Ahmad Yani dan Kesiapan Penerapan Skema New Normal

Foto ilustrasi: Salah satu pengguna Bandara Ahmad Yani Semarang saat menunggu pesawat di ruang tunggu penumpang, beberapa waktu lalu.

 

HALO SEMARANG – Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang siap untuk menerapkan prosedur pelayanan kepada penumpang dalam situasi new normal.

Hal ini seiring dengan telah selesainya Pedoman Protokol Kesehatan The New Normal di 15 Bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero).

“Angkasa Pura I telah menyelesaikan pedoman protokol kesehatan untuk mendukung operasional penerbangan dalam situasi new normal. Pedoman ini dapat sesegera mungkin disosialisasikan dan diterapkan di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, begitu peraturan resmi mengenai situasi new normal dikeluarkan oleh pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” ujar General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Hardi Ariyanto, Rabu (3/6/2020).

Secara khusus Pedoman Protokol Kesehatan The New Normal ini mengatur secara detail mengenai prosedur dan persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan bagi calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan domestik dan internasional.

Dalam pedoman ini juga diinformasikan mengenai berbagai upaya pencegahan, penyebaran dan penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 yang telah dilakukan oleh Angkasa Pura I.

Termasuk juga pada penerapan physical distancing, pengecekan dokumen kesehatan, dan pengecekan suhu tubuh.

Tidak hanya bagi penumpang tetapi juga bagi mitra usaha dan seluruh personel yang bertugas di bandara.

“Kami mengimbau bagi para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, agar mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan tetap menjaga physical distancing. Pada area exhibition hall, kami telah menerapkan mekanisme antrean penumpang dalam 3 zona, dan telah disediakan tempat duduk dengan menerapkan physical distancing. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan,” ujar Hardi.

Namun penumpukan dapat terjadi apabila para penumpang yang akan berangkat sore hari, tetapi sudah datang di bandara sejak pagi hari. Untuk itu mengingat bangunan terminal yang tidak didesain untuk protokol kesehatan.

“Pelaksanaan Protokol Kesehatan The New Normal yang sesuai dengan pedoman merupakan komitmen Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh calon penumpang serta pengguna jasa bandara dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambah Hardi.(HS)

Share This

Hasil Halaqoh Ulama Jateng: Daerah Hijau Boleh Gelar Ibadah di Masjid

Selama Pandemi, WO Ngesti Pandawa Semarang Tetap Eksis Tampil di Youtube