in

Bandara Adi Soemarmo Mulai Gunakan GeNose

Pengunaan alat deteksi GeNose C-19. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Bandara Adi Soemarmo, di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, mulai Kamis (29/4) hari ini menggunakan GeNose, untuk melayani pengunjung bandara.

General Manager Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Yani Ayat mengatakan Bandara Adi Soemarmo akan menerapkan alat deteksi Covid-19 ini, untuk seluruh pengunjung bandara, terutama calon penumpang pesawat.

Alat deteksi GeNose C-19 dipergunakan oleh masyarakat yang akan bepergian dengan maskapai penerbangan, sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Sesuai SE 34 dari Kemenhub, bahwa pelaku perjalanan sekarang menggunakan alat tes antigen, PCR dan GeNose,” kata dia, di sela-sela simulasi uji coba alat deteksi GeNose C-19, Rabu (28/4) di halaman parkir bandara setempat.

Adapun untuk biaya, dia mengatakan bagi para calon penumpang yang bepergian menggunakan maskapai penerbangan, akan dikenakan biaya Rp 40.000 untuk sekali tes.

Untuk dapat melakukan tes GeNose, calon penumpang diminta menunjukkan Kartu Identitas diri seperti KTP/SIM/Paspor dan tiket pesawat yang telah dipesan.

“Syarat untuk GeNose, membawa tiket pesawat saat pendaftaran,” ujarnya, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Pihaknya telah menyiapkan tiga alat GeNose. Dalam satu jam, ketiga alat tersebut mampu mendeteksi 60 orang.

“Nanti setelah tiga jam, alat ini diistirahatkan selama satu jam,” terangnya.

Alat GeNose di Bandara Adi Soemarmo ini akan mulai diberlakukan Kamis (29/4). Hal tersebut karena periode jelang masa peniadaan mudik mulai berlalu, Kamis (22/4) hingga Sabtu (15/5).

Selain itu juga pada masa pasca peniadaan mudik pada Selasa-Senin (18-24/5/2021) untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung bandara. (HS-08)

Share This

Wali Kota Pekalongan : Jutaan Orang Mudik, Potensi Penularan Korona Jadi Tinggi

Peran PKK Bantu Tekan Angka Gizi Buruk