in

Band Asal Semarang Pyongpyong Luncurkan Lagu Baru Berjudul Putih Abu-Abu

Pyongpyong band luncurkan lagu baru berjudul Putih Abu-Abu.

HALO SEMARANG – Tak berhenti untuk berkarya, Pyongpyong band Poppunk asal Semarang kembali meluncurkan karya terbaru mereka yang berjudul “Putih abu abu”.

Single teranyar dari band yang berkarya sejak 1999 tersebut bercerita tentang masa-masa saat SMA. Dalam karya tersebut, band yang sudah memiliki tujuh album dan 12 single tersebut, ingin menggugah para pendengar tentang semua kenangan saat masih mengenakan seragam putih abu-abu.

Baik suka duka, kekonyolan-kekonyolan, persahabatan dan tentunya kisah asmara saat di sekolah.

“Ini salah satu persembahan kami untuk masa SMA yang menurut kami indah dan perlu dikenang. Masa dimana kita tumbuh dan mengenal hal apapun,” ungkap Adit vokalis sekaligus bassis, Jumat (26/1/2024).

Dia dan rekan bandnya yakni Muhammad Fajar Pandu Dewanata (gitar) dan Agus Bayu Nugroho (drum), berharap karya terbaru mereka bisa mewakili kerinduan siapa pun yang mendengarkan, saat mereka masih duduk di bangku SMA.

“Tentu saja kami berharap karya kami ini bisa didengar banyak orang dan pesannya tersampaikan,” ujarnya.

Untuk penggarapan single tersebut, Adit membeberkan, berjalan selama tiga bulan dari pembuatan lirik, komposisi musik, aransemen hingga proses rekaman dan mixing mastering.

“Kami kemas dengan nuansa lebih segar ala Poppunk yang memang menjadi genre kami,” ungkapnya.

Adapun, lanjut dia, proses rekaman dilakukan di Studio 4WD Semarang.

“Sound engginer kami percayakan kepada Mas Antok dan Mas Hamzah untuk mixing serta mastering,” jelasnya.

Single “Putih abu abu” tersebut, lanjut dia, sudah bisa didengarkan di semua gerai digital platform.

Sementara itu Pandu panggilan akrab sang gitaris menambahkan, tak hanya single lagu, dalam waktu dekat ini band yang memilik pendengar militan bernama “Keluarga Babi” tersebut juga akan meluncurkan video klip dari karya terbaru tersebut.

“Dalam waktu dekat ini kami juga akan merilis video klipnya,” jelasnya.

Dalam penggarapan video klip yang dipercayakan kepada Fendi sebagai Director of Photography (DOP), berlokasi di SMK Negeri 11 Semarang yang melibatkan siswa siswi dan pengajar di sana.

“Untuk pemeran utama kami dibantu Mas Mentik Wangi. Prosesnya menyenangkan, durasi pengambilan gambar dari awal sampai selesai, berjalan kurang lebih 8 jam,” ungkapnya.

Pandu juga berharap, dengan visual di video klip tersebut pesan yang ada dalam lagu tersebut semakin tersampaikan. (HS-06)

Indonesia dan Timor-Leste Sepakat Dorong Penyelesaian Perundingan Perbatasan

Sambut Momen Spesial di Hari Raya Imlek dan Valentine, Hotel NEO Kembali Hadirkan Promo Menarik