Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Bambang Nurdiansyah: Kedisiplinan jadi Kunci Kemenangan PSIS

Pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah dalam jumpa pers usai laga lawan PSM (foto dari website PSIS Official).

 

HALO SEMARANG – Kedisiplinan pemain dalam menjalankan tugasnya, menjadi kunci bagi PSIS yang sukses mengalahkan PSM pada laga tunda Liga 1 2019 di Stadion Mattoanging Makassar, Rabu (11/9/2019). Hal itu disampaikan pelatih PSIS, Bambang Nurdiansyah dalam konfrensi pers usai laga.

Menurut Bambang Nurdiansyah, pihaknya sebenarnya sempat terbebani dengan status tuan rumah yang memiliki rekor mentereng di kandang.

“Intinya kami tahu diri, bahwa PSM Makassar tim besar dan layak berada di papan atas. Namun kami tekankan kepada pemain, kuncinya disiplin dan fokus. Alhamdulillah kami berhasil membawa pulang tiga poin. Dalam sepak bola, kuncinya memang hanya disiplin di posisi dan paham peran masing-masing. Itu saja yang kami tekankan pada anak-anak,” kata pelatih yang baru menangani PSIS jelang putaran kedua Liga 1 2019 ini.

Ditambahkan olehnya, dalam sepak bola itu ada tiga hal penting, struktur atau formasi, fungsi masing-masing pemain, dan hubungan antarlini. Dirinya hanya menekankan kepada para pemain PSIS, untuk disiplin menjalankan tiga hal itu.

“Alhamdulillah anak-anak menjalankan secara disiplin. Mungkin sempat PSM memandang enteng karena kami di papan bawah, sehingga saat PSIS main dengan semangat, PSM kaget,” katanya.

Selain kedisiplinan, salah satu kunci lain juga kesuksesan lini tengah PSIS mematikan gelandang tim tuan rumah, Wiljan Pluim. Bambang mengaku sempat memutar video rekaman laga PSM vs Persela beberapa kali, dan menemukan kesimpulan bahwa alur serangan tim PSM tertumpu pada pemain asal Belanda tersebut.

“Sebelum laga saya instruksikan pada Finky Pasamba untuk mengawal ketat Pluim. Dan meski harus kerja keras dan harus pontang-panting jatuh bangun, pemain kecil ini (Finky Pasamba-red) sukses memerankan tugasnya mengawal pemain jangkung PSM,” katanya.

Sebagai informasi, PSIS berhasil menjadi tim pertama di Liga 1 2019 yang mampu membawa poin dari Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (11/9/2019). Tak hanya satu poin, kemenangan 0-1 Hari Nur dan kawan-kawan atas rumah PSM Makassar, menjadi pemutus rekor selalu menang tim tuan rumah saat bertanding di depan pendukungnya sendiri.

Satu-satunya gol yang tercipta di laga itu dilesakkan Heru Setyawan “Etoo” pada menit ke-63.

Memanfaatkan blunder yang dilakukan Aaron Evans yang terlambat membuang bola di area penalti, tendangan keras Heru Setyawan tak mampu ditahan kiper PSM, Rivky Deython Mokodompit.

Atas kemenangan tersebut, membuat PSIS merangsek ke posisi 11 klasemen sementara LIga 1 2019 dengan 19 poin. Sementara kekalahan yang diderita PSM, menjadi kekalahan pertama klub asal Makassar tersebut di kandangnya sendiri. Padahal sebelumnya, pada Liga 1 musim ini PSM mampu menyapu bersih tujuh laga kandang yang telah mereka jalani sebelumnya dengan kemenangan.

PSM menjadi salah satu dari dua tim yang selalu meraih hasil sempurna selain Bali United, yang kini menempati posisi pertama klasemen Liga 1.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang