Halo Semarang
Take a fresh look at your lifestyle.

Bambang Nurdiansyah Ingin Mengulang Kenangan Manis Bersama PSIS

Bambang Nurdiansyah, pelatih PSIS.

 

HALO SEMARANG – PSIS akhirnya menunjuk pelatih baru untuk mengarsiteki tim di Liga 1 2019. Mantan pelatih Cilegon United di Liga 2 2019, Bambang Nurdiansyah ditunjuk untuk membesut Hari Nur dan kawan-kawan. Senin (19/8/2019) CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengumumkan nama Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih yang akan menukangi PSIS di Liga 1 2019. Dalam menjalankan tugasnya ke depan, Bambang Nurdiansyah akan dibantu asisten pelatih Widiantoro dan pelatih fisik Emilio dari Brasil.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Nurdiansyah menegaskan, dirinya memilih untuk bersedia menjadi pelatih kepala PSIS karena ingin mencari tantangan baru.

“Menurut saya ini tim bukan baru kenal, dan pengurus masih yang dulu. Saya pun tertarik ingin bergabung kembali. Saya hubungi Mas Yoyok bukan saat PSIS lagi bagus, tapi lagi terpuruk. Kata saya, kalau ada istilahnya refresh pelatih baru, saya siap melatih PSIS. Saya ingin mencoba mengangkat PSIS lagi, yang secara materi seharusnya peringkatnya bukan di bawah,” katanya, usai diperkenalkan sebagai pelatih baru PSIS.

Diakuinya, keinginan menjadi pelatih PSIS karena dia ingin mengulang kejayaan saat membesut PSIS tahun 2005. Saat itu, dia sukses membawa PSIS finish di peringkat tiga Divisi Utama Liga Indonesia. Saat itu di skuad PSIS ada nama-nama beken seperti Maman Abdurahman, Emanuel De Poras, I Komang Putra, M Irfan dan lain-lain.

“Untuk komposisi pemain saat ini, saya melihat memang ada beberapa kebutuhan di tim ini. Beberapa posisi perlu penambahan,” katanya.

Tantangan terdekat Bambang Nurdiansyah adalah merealisasikan target memburu poin saat dijamu Bhayangkara FC di Stadion Patriot Bekasi, Selasa (20/8/2019). Membawa pulang poin akan menjadi pemicu semangat para pemain untuk menjalani laga sisa putaran pertama Liga 1 2019.

“Sekilas melihat latihan tadi pagi, intinya setiap pertandingan harus poin. Tujuannya untuk memperbaiki peringkat. Setiap pertandingan ibarat final, kalau tidak begitu sulit berada di posisi top. Kalau away begini, minimal satu poin. Target tetap harus tiga poin, soal dapat satu poin itu nanti di lapangan. Saya masuk di sini pertama observasi, sudah saya catat tetapi terus terang banyak pemain di PSIS yang potensial. Seperti Septian David Maulana,” katanya.

Sebagai informasi, siapa pelatih yang ditunjuk manajemen PSIS menggantikan Jafri Sastra akhirnya terjawab sudah. Senin (19/8/2019) manajemen mengumumkan nama mantan arsitek Cilegon United di Liga 2, Bambang Nurdiansyah sebagai pelatih yang akan menukangi PSIS di Liga 1 2019.

“Sebenarnya Pak Bambang dan jajaran sudah bekerja mulai kemarin, tapi secara legal formalnya per hari ini kami umumkan. Dalam persiapan menghadapi Bhayangkara FC tim juga sudah dipimpin Pak Bambang,” kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Senin malam (19/8/2019).

Diharapkan dengan datangnya pelatih baru bisa membawa angin segar, semangat baru, dan energi baru bagi PSIS. “Perombakan struktur kepelatihan ini diharapkan untuk mengejar ketertinggalan. Kami tetap ingin finish di delapan besar pada akhir kompetisi nanti,” tegasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang