in

Bakal Tutup, Swalayan Giant Karangayu Diserbu Warga

Warga berbelanja di Swalayan Giant Karangayu di Jalan Jenderal Soedirman Kota Semarang memadati di area pintu masuk.

 

HALO SEMARANG – Akhir bulan Juli 2021 ini, seluruh gerai Giant di Indonesia bakal ditutup, termasuk di Kota Semarang.

Sebelum menutup gerainya, swalayan Giant Karangayu yang berada di Jalan Jenderal Soedirman memberikan promo spesial, berupa diskon. Mulai dari potongan harga barang sebesar 5 persen sampai 50 persen.

Promo yang cukup menggiurkan ini membuat warga Kota Semarang tertarik menyerbu swalayan Giant mulai dari pagi.

Dari pantauan, pada Minggu (30/5/2021) siang, Swalayan Giant sudah dipadati warga yang ingin berbelanja. Mereka harus rela antre untuk masuk ke dalam toko.

Ada dua orang petugas di depan pintu masuk yang berjaga untuk mengecek suhu badan warga yang akan masuk ke dalam.

Pihak gerai Giant juga menyediakan hand sanitizer di atas meja tak jauh dari pintu masuk. Padatnya pengunjung yang datang terlihat dari penuhnya area parkir mobil dan motor.

Suasana ini tak seperti biasanya yang cukup sepi saat hari normal. Saat masuk ke dalam gerai, kesibukan mulai terlihat di meja kasir yang sedang melayani pegunjung dengan barang yang dibelinya.

Meski, ramai pengunjung nampak hanya beberapa karyawan saja yang standbay untuk menata di rak pakaian dan membersihkan lantai.

Salah satu karyawan, Dinda mengakui jika warga yang datang ke Giant beberapa hari ini lebih ramai dari hari biasa. Sebab, pihaknya memberikan diskon spesial hingga akhir Juli 2021 mendatang.

“Iya, warga yang berkunjung ke sini lebih ramai dibandingkan sebelumnya. Diskon semua produk akan diberikan sampai Akhir Juli 2021 mendatang,” katanya, Minggu (30/5/2021).

Diskon sejumlah barang terlihat di semua jenis produk. Seperti peralatan rumah tangga, lemari, kursi potongan harga mulai 5 persen, 10 persen, sampai 50 persen.

“Diskonnya tidak terlalu besar, tapi ada selisihnya kalau dibandingkan dari harga normalnya. Seperti harga bumbu-bumbu dapur, biasanya harga normal Rp 5000 per bungkus, sekarang jadi Rp 4.500/bungkus. Tapi kalau untuk perabotan potongannya bervariasi ada 5 persen, 10 persen dan 25 persen,” imbuh Hani, salah satu warga.(HS)

Lepas Kangen, Kagama Kendal Gelar Halal Bi Halal

Cegah Penyebaran Covid-19, Mapolsek Pekalongan Selatan Disemprot Disinfektan