in

Awasi Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS), Ini Hasil pengawasan Bawaslu Kota Semarang ke KPU

Suasana jajaran Bawaslu Kota Semarang saat menghadiri kegiatan rekapitulasi Daftar Pemilieh Sementara (DPS) yang digelar KPU Kota Semarang, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang menyampaikan beberapa hasil pengawasan baik secara lisan dan tertulis pada kegiatan rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pada baru-baru ini. Bawaslu juga menemukan hasil pengawasan di antaranya tentang belum diakomodirnya saran dan masukan dari jajaran pengawas di tingkat kelurahan/kecamatan, terkait pemilih yang belum memenuhi syarat dan pemilih baru dan baru akan ditindak lanjuti dalam tahapan Daftar pemilih sementara perbaikan (DPHP).

Nining Susanti Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Semarang mengatakan, saran dan masukan terkait pemilih yang belum memenuhi syarat dan pemilih baru itu sementara menurut PKPU Nomor 7 Tahun 2022 seharusnya bisa diakomodir sepanjang disertai dengan bukti dokumen autentik dan valid.

“Data ini disampaikan ke KPU kota Semarang yang terdiri dari orang yang meninggal dunia dan memiliki akte kematian 1 orang, meninggal dunia belum memiliki akte kematian 56 orang, data pemilih baru 3 orang, dan pindah domisili antar-kecamatan 3 orang. Kami mengapresiasi KPU kota Semarang yang telah menindaklanjuti,” papar Nining, Minggu (9/4/2023).

Dikatakan dia, kegiatan ini merupakan rangkaian rekapitulasi yang dilakukan secara berjenjang dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota.
“Bawaslu melakukan pengawasan melekat di setiap rekapitulasi yang dilaksanakan dengan mengerahkan jajaran Panwaslu Kelurahan dan Panwaslu Kecamatan,” imbuhnya.

Sebelumnya pada masa coklit, jajaran pengawas pemilu telah melakukan pengawasan melekat dan uji petik di 4637 TPS dan 36814 kepala keluarga. Artinya dengan 177 Panwaslu Kelurahan yang jumlahnya hanya 3,8 persen dari jumlah pantarlih yang berjumlah 4637 orang, jajaran Bawaslu mampu melakukan pengawasan menjangkau sebanyak 87 persen dari jumlah TPS yang ada di Kota Semarang.

Selain itu, hasil pengawasan lainnya yang disampaikan tentang ketidak sinkronan data pemilih potensial belum mempunyai E-KTP yang berbeda dengan data yang dikeluarkan oleh Dispendukcapil Kota Semarang.

“Berdasarkan data rekam E-KTP Dipsendukcapil masih terdapat kecamatan yang sudah melakukan perekaman tapi belum menerima fisik KTP elektronik pada periode bulan Januari – Maret Tahun 2023 sebanyak 270 orang. Namun data dalam BA rekapitulasi kecamatan hanya terdapat 14 pemilih potensial yang belum rekam E-KTP, oleh karenanya Bawaslu meminta agar KPU kota Semarang melakukan kroscek data kembali dengan pihak-pihak terkait, termasuk data yang ada di 15 kecamatan lainnya,” terang Nining.

Selanjutnya, menurut Nining, Bawaslu juga menyampaikan hasil pengawasan terkait banyaknya perbaikan data pemilih di tingkat kecamatan dikarenakan trouble pada saat unggah data ke sistem data pemilih atau human error, belum ditulisnya saran masukan peserta rekapitulasi di tingkat kelurahan dan kecamatan, serta banyaknya petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) yang tidak hadir pada saat rekapitulasi di kelurahan.

“Jika ketidakhadiranya dikarenakan alasan yang tidak jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka Bawaslu mengimbau kepada KPU untuk mempertimbangkan kembali yang bersangkutan untuk diangkat menjadi KPPS,” imbuh Nining.

Berdasarkan beberapa masukan yang telah diberikan, KPU Kota Semarang merespon dan menanggapi dengan baik dan menuliskan dalam Berita Acara Rekapitulasi DPS Tingkat Kota Semarang. Acara dilanjutkan dengan penyerahan Berita Acara dari KPU Kota Semarang kepada beberapa perwakilan peserta salah satunya Bawaslu Kota Semarang.

Sebagai informasi bahwa hasil pleno DPS di tingkat Kota Semarang adalah jumlah kecamatan ada 16, jumlah kelurahan 177, dan jumlah TPS ada 4.646. Dengan pemilih terdiri atas laki-laki sebanyak 605.200 jiwa, pemilih perempuan 639.766 jiwa, dan total pemilih ada 1.244.966 jiwa.(HS)

Survei LSI Terbaru, Prabowo Makin Unggul

Bahagianya Mala, Dapat Laptop Usai Nyanyi di Depan Ganjar