Awal Musim Penuh Kesialan bagi Liverpool

Foto ilustrasi laga Liverpool.

 

HALO SPORT – Awal musim 2020-2021 penuh dengan kesialan bagi Liverpool. Pramusim yang pendek berimbas pada kemantapan tim.

Bencana dimulai dengan kekalahan mengejutkan 2-7 dari Aston Villa di Liga Primer Inggris. Setelah itu badai cedera menghantam skuad The Reds.

Bek tengah terbaik Si Merah, Virgil van Dijk, mengalami cedera lutut parah setelah diterjang Jordan Pickford, kiper Everton. Van Dijk harus menepi delapan hingga sembilan bulan gara-gara cedera ini.

Yang terbaru, tandem Virgil, Joe Gomez, mengalami cedera dalam latihan bersama Timnas Inggris. Lutut Gomez harus dioperasi dan kemungkinan absen hingga musim ini selesai.

Liverpool praktis tinggal punya satu bek tengah yang fit, Joel Matip. Stok centre back lain adalah dua pemain minim pengalaman, Nathaniel Phillips dan Rhys Williams.

Selain cedera, The Reds juga sering dirugikan oleh teknologi video assistant referee (VAR). Menurut ESPN, ada lima keputusan VAR yang merugikan Si Merah dalam empat laga berbeda.

Pasukan arahan Juergen Klopp dirugikan ketika melawan Everton, Sheffield United, West Ham United, dan Manchester City.

Dalam pertandingan kontra Everton, gol Jordan Henderson pada injury time yang membawa keunggulan 3-2 dibatalkan karena Sadio Mane dinyatakan offside.

Lalu pada laga versus Sheffield United, Liverpool dihukum penalti ketika Fabinho dianggap melanggar Oliver McBurnie di kotak terlarang. Padahal, dalam tayangan VAR, pelanggaran itu terjadi sedikit di luar kotak penalti.

Gol Mohamed Salah pada menit ke-62 juga dianulir wasit karena pemain Mesir itu dianggap offside. Pada partai lawan Shfeffield, The Reds menang 2-1.

Pada pertandingan melawan West Ham, gol Diogo Jota yang membuat Liverpool unggul dibatalkan sang pengadil lantaran Sadio Mane dinilai melakukan pelanggaran terlebih dahulu.

Beruntung gol Jota pada menit ke-85 disahkan dan membuat The Reds menang 2-1.

Terakhir, Si Merah dihukum penalti saat menghadapi Manchester City. VAR menilai Joe Gomez melakukan handball ketika menahan crossing Kevin de Bruyne. Beruntung penalti De Bruyne melebar.

Cuma sekali Liverpool diuntungkan VAR musim ini ketika menghadapi Chelsea di Stamford Bridge. Pada akhir babak pertama, bek Chelsea Andreas Christensen dikartu merah karena menjatuhkan Mane yang dalam posisi satu lawan satu dengan kiper.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.