in

Ave Maryam, Film yang Diproduksi di Semarang Segera Rilis 11 April 2019

Nathania (10) salah satu artis cilik dari Kota Semarang mengaku bangga menjadi salah satu pemeran dalam film Ave Maryam.

 

HALO SEMARANG – Berlatar belakang Kota Semarang dan Yogyakarta, film terbaru besutan sutradara Ertanto Robby Soediskam yang berjudul ‘Ave Maryam’, akan tayang di bioskop Indonesia mulai 11 April 2019 mendatang. Sebelum rilis di bioskop-bioskop Indonesia, Ave Maryam telah tayang pada Hanoi International Film Festival 2018, Hong Kong Asian Film Festival 2018, Seleksi resmi The Cape Town International Film Market and Festival 2018, Jogja-Netpac Asia Film Festival ke-13 dan Netpac-Geber Awards.

Sutradara Film Ave Maryam Ertanto Robby Soediskam mengatakan, Ave Maryam merupakan sebuah film yang mengisahkan tentang cinta, kejujuran, dan pengabdian pada kemanusiaan.

Jajaran aktor dan artis yang terlibat di antaranya, Maudy Koesnaedi (Maryam), Tutie Kirana (Monic), Chicco Jerikho (Yosef), Joko Anwar (Martin), Olga Lydia (Mila), Nathania (Dinda), Febby (Rebeca).

Nathania (10) salah satu artis cilik dari Kota Semarang mengaku bangga menjadi salah satu pemeran dalam film Ave Maryam.

“Sangat bangga, selain bisa belajar akting dan peran, ini juga menjadi pengalaman yang mungkin tidak bisa terlupakan. Sangat menyenangkan bisa ikut bermain film dengan para aktor dan artis nasional,” imbuhnya.

Ke depan, lanjut Nathalia, dia ingin lebih serius menggeluti dunia akting. Kesempatan bermain bersama dengan aktor dan artis nasional di film Ave Maryam merupakan kesempatan emas untuk memulai karirnya.

Sebagai informasi, Ave Maryam merupakan film tentang pergulatan batin biarawati, antara tugas dan cinta. Film dengan latar waktu sekitar tahun 1998 ini bercerita tentang Suster Maryam (Maudy Kusnaedi), seorang biarawati di daerah Semarang. Suster Maryam bertugas mengurus biarawati-biarawati tua di sebuah gereja. Menjelang ulang tahunnya yang ke-40, Suster Maryam berusaha untuk semakin memurnikan diri. Suatu malam, Romo Martin (Joko Anwar) berkunjung ke asrama kesusteran yang dipimpin oleh suster Mila (Olga Lydia), tempat yang sama dengan suster Maryam beraktivitas.

Romo Martin memperkenalkan Romo Yosef (Chico Jerikho) dan Suster Monic (Tutie Kirana) yang akan menetap di kota tersebut. Kehadiran Romo Yosef, yang juga pandai bermain musik, membuat Suster Maryam jatuh hati. Karena cinta adalah hal yang terlarang bagi mereka, hubungan dilakukan secara diam-diam.

Hubungan tersebut bukannya tidak diketahui orang lain, Suster Monic, Suster yang sudah senior menasihati Romo Yosef untuk membuang perasaan cinta itu. Tapi apa daya, perasaan cinta keduanya sudah semakin kuat. Begitupun dengan Maryam. Sejak jalinan asmara dengan Romo Yosef, dia mulai kesulitan dalam mengurus biarawati-biarwati tua yang menjadi tugasnya. Dia juga sering pulang terlambat dan melewatkan tugasnya yang lain. Sekarang, pilihan ada pada Suster Maryam dan Romo Yosef. Apakah akan tetap setia pada pengabdiannya? Ataukah memilih cinta yang ada di depan mata?(HS)

Jadwal Belum Jelas, PSIS Pilih Tunggu Informasi Resmi Dimulainya Liga 1

56 Stand UMKM Dibangun di Galeri Industri Kreatif Kota Lama