in

Atletnya Berprestasi, NPC Purbalingga Berharap Dukungan Lebih dari Pemerintah

Foto : Purbalinggakab.go.id

 

HALO PURBALINGGA – Pemerintah diharapkan dapat memberikan dukungan lebih besar, pada atlet National Paralympic Committee (NPC) Kabupaten Purbalingga, sehingga dapat lebih berprestasi hingga ke tingkat internasioal.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris NPC Kabupaten Purbalingga, Sri Wahyuni, terkait prestasi para atlet paralimpik cabang panahan asal Purbalingga, yang mewakili Jateng di ajang Peparnas XVI Papua.

Yuni menjelaskan, walaupun NPC Purbalingga baru berdiri 2016, tetapi sudah bisa mengirimkan atlet ke ajang nasional dan langsung berprestasi. Karena itu dia berharap, ke depan NPC Purbalingga bisa mendapatkan dukungan lebih besar dari pemerintah, terlebih Jawa Tengah juga penyumbang terbesar peserta Asian Para Games.

“Jadi mudah-mudahan saja ada atlet Purbalingga yang masuk ke sana,” kata dia, seperti dirilis Purbalinggakab.go.id.

Lebih lanjut Yuni juga mengemukakah, pada cabang olahraga panahan ini, Jawa Tengah berhasil membawa pulang tiga medali emas.

Medali emas pertama dipersembahkan Sumiarti, Walminah, dan Sunarti, di nomor pertandingan compound beregu putri.

“Sementara medali emas kedua, direbut Kholid Karsim, Ngadiman, dan Hariyanto di nomor nasional open beregu putra. Adapun medali emas ketiga, oleh Sri Hartatik di nomor perorangan recurve open elite putri,” kata dia.

Sementara itu atlet panahan dari Kabupaten Purbalingga, Kholid Karsim mengungkapkan rasa syukur, karena berhasil meraih medali emas, ketika mewakili Jawa Tengah dalam Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua.

Kholid meraih medali emas untuk cabang olahraga panahan, bersama Ngadiman dan Hariyanto, dalam nomor national open beregu putra, di venue panahan kawasan Stadion Lukas Enembe, Kampong Harapan, Kabupaten Jayapura, Selasa (9/11) lalu.

“Rasanya sangat senang dan Alhamdulillah sekali bisa mempersembahkan medali emas bagi masyarakat Jateng dan masyarakat Kabupaten Purbalingga. Dengan berdoa, berserah diri kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan rileks sebagaimana arahan tim pelatih, sehingga dapat fokus di lapangan,“ kata Kholid Karsim, Kamis (11/11).

Kholid juga menyatakan rasa syukur, karena berkat latihan keras dan disiplin yang telah dijalani dalam pelatda NPCI Jateng di Solo selama tujuh bulan, kontingen Jateng berhasil menorehkan prestasi. (HS-08)

Share This

Pemkab Pekalongan Dorong Petani Kembangkan Budi Daya Udang Vaname

KIM di Cilacap Diminta Edukasi Masyarakat Perangi Hoaks