in

Atlet Poomsae Taekwondo Kendal Raih Medali Dalam Kejuaraan Piala Kemenpora RI

Atlet Poomsae Taekwondo Kabupaten Kendal di Piala Kemenpora RI.

 

HALO KENDAL – Enam atlet dari cabang olahraga Taekwondo kembali mengharumkan nama Kabupaten Kendal, dengan meraih medali dalam Papua Open 2021, Kejuaraan Virtual E-Poomsae, memperebutkan Piala Kemenpora RI, beberapa waktu lalu.

Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Kendal, Wibowo Heru mengatakan, adanya enam medali yang didapat bisa menjadi pemicu untuk meraih lagi medali-medali dalam ajang berikutnya.

Menurutnya, prestasi yang diraih oleh para atlet poomsae taekwondo Kendal ini merupakan sebuah pencapaian yang sangat berharga di tengah masa pandemi Covid-19 ini.

Alhamdulillah beberapa waktu lalu, atlet poomsae taekwondo Kabupaten Kendal mendapatkan total 3 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu di Kejuaraan Virtual E-Poomsae,” ungkap Heru kepada halosemarang.id, Rabu (8/9/2021).

Dipaparkan, tiga medali emas yang diraih, didapat Assyifa Bani Alleia di kelas junior putri, dengan nilai 7,00. Kemudian Nurdina Amalia, di kelas senior putri dengan nilai 7,00, serta Assyifa Bani Alleia dan Dimas Rafie Ady di kelas junior pair dengan nilai 7,07.

Selanjutnya untuk dua medali perak, diraih masing-masing diraih Arganta Restu Maulana di kelas junior putra dengan nilai 6,57, dan Bintang Ramdhan P di kelas kadet putra dengan nilai 6,37.

“Sedangkan untuk satu medali perunggu diraih Tino Rahma Tika di kelas pra kadet putri dengan nilai 6,70,” papar Heru.

Meski kejuaraan kali ini dilakukan secara virtual akibat dari pandemi Covid-19, tetapi tidak menyurutkan semangat para peserta kejuaraan.

Terlepas itu, Heru mengucapkan terima kasih kepada para atlet dan para pelatih poomsae Sabeum Narto dan Sabeum Teguh, yang telah bekerja keras membawa nama baik Kabupaten Kendal.

“Ajang ini bisa menjaring atlet-atlet taekwondo berprestasi untuk membawa nama Kendal di ajang nasional maupun internasional. Karena kita tahu taekwondo salah satu olahraga bela diri yang dipertandingkan di Olimpiade,” pungkasnya.(HS)

Share This

Sepasang Remaja Di Semarang Ini Jadi Mucikari Prostitusi Di Bawah Umur

Fokus Juara di Kelas Welter