in

Atasi Permukiman Kumuh, Pemkot Solo Gandeng SMF dan Kementerian PUPR

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka hadir dalam penandatangan nota kesepakatan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Pemerintah Kota Solo, dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero). (Foto : Pemkot Solo)

 

HALO SURAKARTA – Upaya Pemkot Surakarta untuk mengatasi persoalan permukiman kumuh terus dilakukan, antara lain dengan menggandeng Kementerian PUPR dan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF, sebuah perusahaan milik BUMN.

Perusahaan ini akan membantu membangun rumah di Kampung Semanggi Harmoni. Di kampung tersebut terdapat 192 unit rumah yang telah dirobohkan untuk dibangun ulang, dan 47 unit di antaranya dibantu oleh SMF.

“Di sana ada ratusan unit rumah. Ada sisa yang belum terbangun, jadi dikejar. Ini (sebagian, red.) dibantu oleh SMF,” kata Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, setelah acara penandatanganan kerja sama di Gedung Bale Tawangarum, Jumat (17/12).

Gibran mengakui Kota Surakarta masih harus banyak membangun rumah untuk masyarakat. Namun melihat ketersediaan lahan, ada kemungkinan Pemkot Surakarta akan membangun rumah susun.

Masyarakat yang masih membutuhkan subsidi, dapat menyewa di rumah susun tersebut. Dia juga mengatakan pihaknya berencana membangun rusun, khusus difabel.

Namun karena warga yang menempati rumah susun tersebut adalah sebagai penyewa, mereka harus mentaati sejummlah aturan, termasuk batas waktu maksimal enam tahun. Jika melewati batas waktu itu, maka seharusnya yang bersangkutan pindah ke tempat lain.

Direktur Utama PT SMF, Ananta Wiyogo berharap kerja sama tersebut dapat memberikan efek sosial ekonomi lebih baik dan dapat membantu pemerintah dalam memulihkan ekonomi dan sosial.

“Harapannya itu efeknya adalah aspek sosial dan ekonomi menjadi lebih baik, masyarakatnya lebih sehat dan pemulihan perekonomiannya juga bertambah jadi makin efisien,” katanya.

Menurut dia, kerja sama tersebut sangat penting untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat Kota Surakarta, sekaligus membantu menyukseskan program pemerintah Kota Surakarta. (HS-08)

Terbuang di Chelsea, Gemilang bersama Sang Elang

Wapres Dorong Peningkatan Kompetensi dan Produktivitas Penduduk Usia Produktif