in

ASN Sragen Harus Jadi Contoh Vaksinasi Covid-19

Bupati Sragen, dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada Sekda Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto. (Foto : Sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Bupati Sragen dokter Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengapresiasi semangat Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sragen dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19.

Banyak dari mereka siap dan bersedia menerima suntikan vaksin, sekaligus ikut menyosialisasilan keamanan dan kehalalannya.

Adapun bagi ASN yang belum menerima suntikan vaksin, mereka juga harus tetap menjadi teladan bagi masyarakat. Terlebih para ASN itu, umumnya dipandang sebagai tokoh dan panutan masyarakat.

“Tentunya kita, ASN sebagai abdi masyarakat, harus menjadi contoh lebih dulu. Sehingga program vaksinasi ini bisa maksimal dan sukses di Sragen, demi pengendalian virus Covid-19,” ungkap Bupati, seperti dirilis Sragenkab.go.id.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu dan tidak takut untuk divaksin Covid-19.

“Vaksin ini kan tujuannya baik, untuk membentuk kekebalan tubuh dari Covid-19. Jangan sampai penyebaran Covid-19 semakin meluas. Jadi masyarakat tidak usah takut, jangan mendengarkan isu-isu yang tidak bisa dipertangungjawabkan kebenarannya,” pesannya.

Namun demikian, dokter Yuni juga meminta agar setelah divaksin, masyarakat tidak merasa kebal virus. Orang yang telah mendapatkan suntikan vaksin, tidak serta merta antibodinya terbentuk. Kekebalan terhadap Covid-19, baru terbentuk 14 sampai 15 hari, setelah suntikan kedua.

Karena itu, protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas tetap harus dilaksanakan.

“Jadi sebenarnya kunci menanggulangi atau mencegah penyebaran Covid-19 ini hanya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan harus dipatuhi bersama,” imbuhnya. (HS-08)

Share This

Jamsostek Serahkan Santunan Kepada Peserta Cabang Kendal

Lahan Bekas Makam Mojo Untuk ISDC