in

Asa Baru Dalam Diri Mourinho

Jose Mourinho.

 

KABAR mengejutkan datang dari AS Roma yang resmi menunjuk Jose Mourinho sebagai juru taktik baru untuk musim 2021-2022. The Spesial One, julukan Mourinho akan menggantikan Paulo Fonseca yang mengundurkan diri pada akhir musim ini.

Mourinho pun ingin membawa AS Roma meraih kesuksesan di masa depan. Wajar jika Mourinho nampak percaya diri karena dirinya tidak asing dengan Seri A (Liga Italia).

Mourinho pernah melatih Inter Milan pada 2008-2010. Selama membesut Inter Milan, Mourinho memberikan lima trofi untuk para penggemar I Nerazzurri -julukan Inter Milan.

Tiga gelar di antaranya diraih Mourinho pada satu musim, yaitu 2009-2010. Mourinho mempimpin Inter Milan menjadi tim Italia satu-satunya yang meraih treble winner.

Kini, Mourinho kembali ke Negeri Pizza, tetapi tidak untuk melatih Inter Milan. Mourinho menjatuhkan pilihan pada AS Roma yang merupakan salah satu rival Inter Milan di kompetisi domestik.

AS Roma akan menjadi tempat pembuktikan Mourinho, bahwa tajinya sebagai pelatih kelas wahid belum hilang. Sebagaimana diketahui, saat ini, banyak pihak meragukan kemampuan Mourinho karena kegagalannya di dua klub terakhir, Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Perjalanan Mourinho bersama Manchester United lebih baik ketimbang saat berkarier di Tottenham Hotspur.

Sebab, Mourinho bisa membawa Manchester United meraih tiga trofi, sedangkan tidak ada gelar yang diberikan juru taktik asal Portugal itu untuk Tottenham.

Mourinho, yang memulai pekerjaannya di Tottenham pada 20 November 2019, dipecat pada 19 April 2021 karena performa buruk The Lilywhites -julukan Tottenham.

Oleh sebab itu, sebagai ajang pembuktian diri, Mourinho bertekad membangun jalur kemenangan bagi AS Roma untuk tahun-tahun mendatang.

“Saya berterima kasih kepada keluarga Friedkin (Pemilik AS Roma) karena memilih saya untuk memimpin klub hebat ini dan menjadikan saya bagian dari visi mereka. Setelah berdiskusi dengan pemilik dan Tiago Pinto (Manajer Umum AS Roma), saya langsung mengerti seberapa tinggi ambisi klub ini,” tulis Mourinho di Instagram-nya, @josemourinho, Rabu (5/5/2021).

“Aspirasi dan dorongan ini adalah hal sama yang selalu memotivasi saya dan bersama-sama kami ingin membangun jalur kemenangan di tahun-tahun mendatang. Semangat luar biasa dari para penggemar Roma meyakinkan saya untuk menerima pekerjaan itu dan saya tidak sabar untuk memulai musim depan,” sambung juru taktik asal Portugal itu.

“Pada saat yang sama, saya mendoakan yang terbaik untuk Paulo Fonseca dan meminta media untuk memahami, bahwa saya hanya akan membuat pernyataan pada waktunya. Daje Roma! @Officialasroma,” pungkasnya.

Jose Mourinho dimungkinkan akan menjadi pelatih termahal di Liga Italia setelah didatangkan AS Roma mulai musim depan.

Mendatangkan figur top sekaliber Mourinho, AS Roma juga harus siap berkorban dalam sektor finansial untuk membayar gaji sang kolektor gelar Liga Champions bersama FC Porto dan Inter Milan.

Mantan pelatih Fabio Capello mengatakan, AS Roma membutuhkan lebih dari sekadar Jose Mourinho untuk menang, dengan pemain yang bagus.

Capello yang membantu Roma memenangkan gelar juara Serie A Liga Italia pada 2000-01, dan Supercoppa Italiana pada 2001-02, yakin La Lupa menegaskan, AS Roma membutuhkan skuad yang lebih baik untuk bersaing dengan yang terbaik.

“Tidak cukup hanya merekrut pelatih hebat untuk menang. Anda juga membutuhkan para pemain,” kata Capello kepada La Presse.

“Dia pelatih yang sangat bergengsi dan berpengalaman. Dan yang terpenting, dia adalah pelatih yang sangat mengenal Italia,” lanjutnya.

“Jadi, semuanya jauh lebih mudah. Roma adalah kotak yang sulit, tetapi dia meninggikan dirinya sendiri dalam kesulitan. Saya berharap untuk fans Roma bahwa dia melakukan sebaik yang dia lakukan di Inter,” pungkasnya.(HS)

Share This

Tunggu Jadwal Manggung di Oktagon

Shin Tae-yong Panggil Pemain Baru Ikuti TC Timnas Indonesia