in

Arnaz: UMKM Cepat Naik Kelas Bila Perbankan Benar-Benar Berpihak

Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara saat dialog bisnis yang diselenggarakan BSI Kota Semarang, Selasa (26/4/2022).

HALO SEMARANG – UMKM akan naik kelas jika ada lembaga perbankan yang benar-benar berpihak. Pasalnya selama ini, belum banyak perbankan yang memahami kesulitan para pengusaha kecil ini, meski mereka memiliki potensi besar untuk maju dan berkembang.

“Misal dari 10 syarat yang diajukan perbankan untuk pembiayaan, ada saja syarat yang tidak bisa dipenuhi oleh teman-teman UMKM. Padahal mungkin mereka adalah lembaga perbankan yang pro rakyat pengusaha kecil dan mikro,” terang Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, Selasa (26/4/2022).

Hal ini mungkin terjadi karena banyak pengusaha UMKM yang masih lemah dalam sektor manajerial, sehingga mereka belum bankable.

Manajemen yang konvensional, pembukuan yang masih manual, serta kemungkinan ganti sektor dagang, menjadi kendala lain yang tidak dipahami oleh perbankan.
Padahal, UMKM menjadi salah satu penopang ekonomi bangsa yang terbukti mampu bertahan baik saat krismon 98 ataupun dalam badai pendemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Bedanya kalau sekarang ini, mungkin setahun sebelumnya dia pengusaha mikro sektor makanan, lalu beralih ke sektor minuman. Masih sama sebagai UMKM, namun beda barang yang ditawarkan. Seperti ini bank tidak mau tahu karena syarat dari mereka ya harus 2 tahun di bidang usaha yang sama, padahal rekan-rekan pengusaha ini memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang,” tandas Arnaz yang juga Ketua KONI Kota Semarang.

Untuk itulah ia berharap, bank tidak hanya pro terhadap pengusaha menengah ke atas, namun juga semakin bersahabat dengan pengusaha mikro dan kecil agar mereka juga dapat naik kelas.
Kadin Kota Semarang, imbuhnya, akan membantu memfasilitasi kalangan perbankan yang benar-benar berpihak pada pengusaha mikro kecil ini.

Senada dengan Arnaz, Wisnu, perwakilan dari BSI Semarang mengaku siap memberikan fasilitas dan layanan spesial bagi anggota Kadin Kota Semarang.

Berbagai layanan produk BSI, imbuhnya, memang ditujukan untuk memfasilitasi pengusaha kecil dan mikro agar dapat ‘naik kelas’.

“Nanti kami akan buat PKS bersama Kadin Kota Semarang agar dapat memberikan support spesial bagi teman-teman pengusaha kecil dan mikro dengan segala kemudahan,” tandasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berkomitmen menaikkan limit kredit usaha khusus untuk Kadin Kota Semarang dari Rp 200 juta menjadi Rp 500 juta.

“Salah satu syaratnya cukup mendapat rekomendasi dari Kadin, kami akan memberikan banyak kemudahan,” pungkasnya.(HS)

Tradisi Syawalan Balon Udara, Ganjar: Boleh Tapi Diikat

5.000 Penumpang Diprediksi Turun Stasiun Tawang, Ganjar: Mudah-mudahan Lancar