in

Aries Susanti Pemegang Rekor Dunia Panjat Tebing Targetkan Yang Terbaik di PON XX Papua

Atlet Panjat Tebing kategori speed climbing Jateng, Aries Susanti Rahayu saat ditemui halosemarang.id di Kawasan Olah Raga Jatidiri, Jumat (16/7/2021).

 

HALO SPORT – Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX yang pernah ditangguhkan karena pandemi Covid-19 tahun lalu, tahun ini rencananya akan dilangsungkan awal Oktober mendatang.

Kondisi itu, membuat para atlet panjat tebing Jateng mempersiapkan latihan matang-matang untuk menuai prestasi terbaik di ajang pekan olahraga empat tahunan tersebut.

Sejak awal tahun ini, para atlet mengikuti pemusatan latihan daerah (Pelatda) dan dikarantina di basecamp Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Tengah (Jateng) di kompleks GOR Jatidiri Kota Semarang.

Salah satunya Aries Susanti Rahayu (26) pemegang rekor dunia kategori speed climbing dengan waktu 6,955 detik, dan penyumbang mendali emas pada Asian Games 2018.

Aries menuturkan, meski PON sempat tertunda, ia mengambil hal positif untuk mematangkan diri demi memberikan yang terbaik bagi daerahnya.

“Masih dikasih kesempatan buat memperbaiki, mungkin ada kekurangan manjatnya dalam waktu satu tahun terakhir ini,” tutur Aries saat ditemui halosemarang.id di kompleks GOR Jatidiri, Jumat (16/7/2021).

Secara khusus, dalam waktu dua bulan ke depan ia konsentrasi mematangkan diri dalam hal teknik dan mental menghadapi ajang empat tahunan tersebut.

“Ini kan kurang dua bulan, yang pasti kita lebih memantapkan mental bertanding kita. Kalau untuk teknik pemanjatan cara-caranya atau mengontrol saat pemanjatan itu sudah dilaksanakan jauh-jauh hari,” ujar perempuan asal Grobogan ini.

Dikatakannya, pandemi tidak lantas berpengaruh pada keadaan latihan dan kondisi fisiknya. Pandemi hanya menekankan pada latihan yang dipadatkan dengan protokol kesehatan.

“Latihan tidak begitu berpengaruh antara sebelum pandemi dan sekarang, karena kita latihannya masih sama konsisten cuma ditambahi protokol kesehatan saja,” katanya.

Ketika ditanya soal target, ia memposisikan diri seperti atlet lainnya yang ingin memberikan yang terbaik pada PON XX Papua 2021.

“Setiap atlet pastinya ingin yang terbaik, target saya menjadi yang terbaik saja. Saya dan seluruh tim Jawa Tengah sudah lama (persiapan), kurang lebih dua tahunan, karena seharusnya tahun kemarin pelaksanaan PONnya,” paparnya dengan ramah.(HS)

Share This

Kiai Rosyidi Musthofa Wafat, Windu Suko Basuki: Masyarakat Kendal Berduka

Wakil Bupati Banyumas Terima Bantuan Peti Jenazah Untuk Korban Covid-19