Aransemen Ulang Lagu “Impian”, Power Slaves Siap Gelar Konser Live Streaming

Para personel Power Slaves.

 

HALO SEMARANG – Setelah sukses menggelar konser virtual pertama, band rock legendaris asal Semarang, Power Slaves akan kembali menggelar konser live streaming kedua, dengan tema “Tetap Merdeka” pada 22 Agustus 2020.

Konser akan ditayangkan di kanal YouTube Power Slaves pada pukul 20.00 WIB dari Javent Rooftop, Gedung PT Jasa Swadaya Utama (Jayatama).

Heydi Ibrahim, vokalis Power Slaves menjelaskan, konser ini merupakan konser streaming kedua sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Sebelumnya, Power Slaves juga sempat tampil di KONSER 7 RUANG produksi DSS MUSIC pada 5 Juli lalu.

“Konser ‘Tetap Merdeka’ ini tentunya akan berbeda dengan yang 7 Ruang, karena ini full dari Power Slaves sendiri yang menggelar. Akan ada sekitar 15 lagu yang akan kami mainkan untuk menghibur penonton secara live streaming, melalui chanel YouTube Power Slaves,” jelasnya.

Diakui Heydi Ibrahim, dirinya sempat mengalami keanehan saat menggelar konser virtual dengan metode live streaming pertama. Mereka yang biasanya bertatap langsung dengan penonton dengan konsep konser, dalam konser virtual, di hadapannya hanya ada sebuah kamera dan crew saja.

Heydi bersama kawan-kawan banyak mengalami kendala, namun tak mematahkan semangat untuk menggelar konser virtual tersebut.

Technicaly pandemi ini ada manfaatnya juga buat seniman. Kami jadi mikir selangkah dua langkah lebih maju dari sebelumnya. Kami gak akan pernah tau Covid-19 ini selesai sampai kapan. Bisa jadi malah gak akan habis. Doa wajib, namun upaya sebagai manusia dan kreativitas seperti virtual begini memang sudah harus ada untuk menghadapi dunia di masa datang,” tuturnya.

Selain konser virtual, Power Slaves juga sedang melakukan proses pengarsipan karya-karya lama mereka. Kali ini, giliran lagu “Impian” yang direkam ulang dan diaransmen dalam balutan musik yang lebih segar. Lagu ini sudah tersedia di berbagai platform digital sejak 19 Agustus 2020.

“Impian” merupakan lagu yang bersemayam dalam album debut Power Slaves, “Metal Kecil”, yang dirilis 25 tahun silam.

Master rekaman lagu ini dimiliki label mereka saat itu, sehingga Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (keybord), dan Agung Yudha (drum) memutuskan untuk merekam ulang lagu “Impian” agar dapat dimasukan ke dalam album The Best yang mereka rencanakan. Mereka akan dibantu Ambang Christ dan Acho Jibrani untuk mengisi posisi pemain gitar.

Wiwiex Soedarno, sang Keyboardis Power Slaves mengutarakan, dari sisi aransemen hingga pola yang sudah melekat dalam lagu “Impian” tidak mengalami perubahan.

Namun ada penambahan elemen orkestra yang membuat lagu ini menjadi lebih megah, serta ada beberapa aksen yang diperkuat untuk menunjang komposisi lagu.

“Dengan kamajuan teknologi dan kemampuan bermusik kami yang lebih dewasa, ada penambahan orkestra yang membuat “Impian” ini lebih terasa megah. Dulu, di versi originalnya, tidak ada,” kata Wiwiex Soedarno.

Secara teknis, Power Slaves juga lebih leluasa mengeksplorasi sound sesuai yang mereka inginkan. Saat ini, guyuran sound dalam lagu “Impian” terdengar lebih tajam dan lebih detail.

“Meskipun dengan teknologi digital, tapi pola analog dalam proses recording tetap kami terapkan untuk mendapatkan hasil maksimal,” tambah Wiwiex.

Sementara itu, Anwar Fatahillah menegaskan, meski para penggemar setia Power Slaves yang dikenal dengan sebutan Slavers sudah terbiasa mendengar versi asli lagu “Impian”, namun dalam versi recycle mereka akan mendapati warna vokal Heydi Ibrahim yang jauh lebih matang.

“Perbedaan mencolok jelas dari pita suara Heydi, di mana sekarang lebih terkesan tebal dan semakin matang dalam mengolah nada-nada falseto. Vokal Heydi sekarang lebih bagus dan lebih ‘dapet’ dalam mengekspresikan lagu,” ungkap Anwar sang bassis Power Slaves.

Oktober tahun lalu, band yang terbentuk sejak tahun 1991 ini membuka langkah pengarsipan karya-karya lama mereka melalui versi anyar dari lagu “Hanya Kamu”. Dengan dirilisnya lagu “Impian” kali ini, peluncuran album kompilasi berisi lagu-lagu terbaik Power Slaves sudah semakin dekat.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.