in

Arafah Siap Sambut Jemaah Haji, Gus Yaqut Nilai Pelayanan Secara Umum Lebih Baik

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, mengecek tenda di Arafah, menjelang proses puncak haji 1443 H. (Foto : Kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menilai segala fasilitas di Arafah sudah siap untuk menyambut jemaah haji asal Indonesia. Dia juga menilai layanan yang diberikan, jauh lebih baik dibanding sebelumnya.

Hal ini disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, setelah mengecek persiapan di Arafah, menjelang proses puncak haji 1443 H.

“Kita sama-sama mengecek Arafah. Alhamdulillah, Arafah siap sambut jemaah. Secara umum, layanan jauh lebih baik di banding sebelumnya,” kata Menag, seperti dirilis kemenag.go.id.

Dia mengatakan jemaah haji akan mulai datang ke Arafah, Kamis (7/7/2022).

“Saya sengaja cek, untuk memastikan langsung kesiapan layanan di fase puncak haji 1443 H,” sambungnya.

Ikut dalam pengecekan ini, delegasi Amirul Hajj dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Bersama Menag, mereka melihat sejumlah fasilitas di Arafah.

“Kita cek peningkatan kualitas layanan, yang dijanjikan Syarikat atau Muassasah. Kita lihat tenda sudah dilengkapi dengan kasur. Sehingga diharapkan jemaah bisa istirahat dan mendapat posisi lebih nyaman dibanding sebelumnya,” papar Menag Yaqut.

“Kasur yang ditata rapih, diharapkan bisa menjadi tempat jemaah, untuk beristirahat, sekaligus beribadah dan berzikir selama di Arafah. Semoga ini menambah khidmat dan kekhusyukan mereka dalam beribadah,” harap Menag.

Di tengah cuaca yang sangat panas, Menag berharap AC yang dipasang di setiap tenda bisa lebih dingin. Dengan suhu yang lebih dingin di tenda, akan memberi kenyamanan jemaah dalam beribadah.

“Di sisa waktu yang ada, ini akan terus disiapkan,” tandasnya.

Layanan lainnya adalah toilet. Menag melihat itu juga sudah disiapkan lebih banyak, termasuk sejumlah toilet portabel. Ini menurutnya penting agar jemaah tidak lama mengantre, baik saat akan mandi, bersuci, dan buang hajat.

“Air juga sudah mengalir,” sebutnya.

Menag berharap, toilet portabel bisa ditambah untuk jemaah perempuan. Hal itu karena jumlah jemaah perempuan lebih banyak, dan mereka butuh waktu lebih lama di toilet.

Selama di Arafah, jemaah akan mendapat layanan katering sebanyak lima kali di Arafah. Layanan katering juga diberikan 10 kali saat di Mina, dan satu paket snack di Muzdalifah. Katering akan disiapkan dengan menu Nusantara agar jemaah bisa menikmatinya.

“Kami berusaha memberikan layanan terbaik kepada jemaah agar mereka bisa menjalani rangkaian ibadah puncak haji ini secara nyaman, khidmat, dan khusyuk,” harap Menag.

“Untuk itu, kami minta seluruh jajaran petugas haji untuk kerahkan segala daya dan upaya untuk memberikan layanan terbaik bagi dluyufurrahman dan berharap bisa mengantarkan mereka meraih haji mabrur. Aamiin,” tandasnya. (HS-08)

Serius Bangun Inklusivitas di Jateng, Ganjar Godok Raperda Disabilitas Bareng DPRD

Transparansi dan Akuntabilitas Jadi Kunci Baznas Ajak Masyarakat Terus Berbuat Kebaikan