in

Aplikasi ‘Kudu Sekolah’ Maju Dalam KIPP Sinovik 2021

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM ketika melakukan presentasi di hadapan dewan juri Kompetisi Nasional Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) 2021. (Foto : Pekalongankab.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Aplikasi ‘Kudu Sekolah’ yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Mei 2019 lalu, maju dalam Kompetisi Nasional Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) 2021.

Dalam presentasi di hadapan dewan juri, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM mengatakan aplikasi ini dibuat untuk memajukan pelayanan publik yang berbasis e-government. Dengan aplikasi Kudu Sekolah ini, Pemkab Pekalongan berupaya memastikan semua anak usia sekolah di wilayah ini dapat mengenyam pendidikan sebaik mungkin.

Karena menurutnya, aplikasi Kudu Sekolah merupakan salah inovasi pelayanan publik dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan, yang berbasis e-government, dengan dasar web dan android, sehingga diharapkan dengan hal tersebut masyarakat bisa lebih mudah mengakses dan juga bisa langsung mendownload melalui playstore.

‘’Kami meyakini aplikasi Kudu Sekolah ini merupakan aplikasi yang komplit. Karena kami di sini juga sudah ada situsnya. Saya rasa, ini memang aplikasi yang sangat bagus dan akan menangani permasalahan ATS yang meliputi pendataan, reformasi dan monitoring evaluasi,’’ kata Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, seperti dirilis Pekalongankab.go.id.

Fadia menambahkan, bahwa aplikasi Kudu Sekolah ini, sangat layak masuk top 45 KIPP Sinovik 2021, karena memiliki berbagai manfaat yang besar. Di antaranya adalah mampu mengintegrasikan berbagai sumber data ATS dan masyarakat dapat berpartisipasi untuk mengusulkan data ATS secara langsung, serta keunggulan lainnya.

‘’Aplikasi ini bekerja mulai dari pengelolaan sumber data dan usulan masyarakat. Setiap 6 bulan sekali kita akan melakukan monitoring terhadap anak-anak tersebut apakah masih sekolah apakah sudah putus sekolah kembali,’’ tandasnya.

Selain itu, dalam pemaparannya kali ini tentang aplikasi Kudu Sekolah, Fadia juga mengatakan bahwa semenjak awal diluncurkan pada bulan Mei 2019, aplikasi Kudu Sekolah ini sudah berhasil memberikan dampak positif bagi sektor pendidikan di Kabupaten Pekalongan yaitu mampu melakukan penambahan sekolah dan guru pendamping sekolah secara signifikan.

‘’Inovasi ini telah kami jamin dengan terbitnya tiga Perbup, dan tersediaannya buku panduan dan tutorial aplikasi termasuk tenaga operator yang telah dilatih diseluruh desa dan kecamatan di Kabupaten Pekalongan,’’ kata dia. (HS-08)

 

Share This

PPKM Darurat, Layanan Tatap Muka Disdukcapil Batang Dibatasi

Budi Santoso Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Sekretaris Daerah