Antisipasi Munculnya Klaster Baru, Pemkot Semarang Kembali Terapkan WFH

Foto ilustrasi: Para ASN di Jateng.

 

HALO SEMARANG – Untuk mencegah penularan Covid-19, Pemerintah Kota Semarang kembali menerapkan sistem kerja work from home (WFH) atau bekerja dari rumah untuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot, mulai Senin (14/9/2020).

Kebijakan WFH diambil, mengingat status penyebaran Covid-19 di Indonesia tak kunjung mereda.

Masih adanya perkembangan Covid-19 di Kota Semarang juga menjadi pertimbangan untuk mengambil kebijakan tersebut.

Kepala BKPP Kota Semarang, Litani Satyawati mengatakan, pihaknya ingin mengendalikan penyebaran serta risiko penularan yang dapat terjadi di lingkungan kantor instansi pemerintah.

“Bukan karena ada klaster baru di Pemkot Semarang, tapi kami mengantisipasi dan berupaya agar tidak muncul klaster lagi. Kalau data di tempat kami ASN yang tertular corona justru jauh berkurang. Hanya ada satu dua yang melakukan isolasi mandiri,” jelas Litani.

Menurutnya, ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat, bahwa mereka bisa bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan.

Litani menjelaskan, sistem kerja ASN akan dibagi dua, yakni sebagian bekerja dari rumah dan sebagian lagi bekerja dari kantor.

Jumlah pegawai yang hadir untuk melaksanakan tugas di kantor maksimal 25-30 persen dari jumlah keseluruhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Pengaturannya, ASN melaksanakan tugas kedinasan dua hari di kantor dan satu hari di rumah. Pengaturan ini tidak berlaku bagi pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator.

“Nanti yang mengatur masing-masing pimpinan OPD. Yang penting dua hari bekerja di kantor, satu hari di rumah,” katanya.

Dia mengimbau ASN yang bekerja dari rumah agar benar-benar menyelesaikan tugasnya di rumah dan tidak berpergian saat jam kerja. Apabila dibutuhkan untuk kepentingan kedinasan harus segera kembali ke kantor.

Kepala OPD diminta untuk memberi sanksi bagi ASN yang melanggar berupa pemotongan tambahan penghasilan pegawai (TPP) sesuai ketentuan yang berlaku.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.