in

Antisipasi Lonjakan Covid-19, RSJD Amino Gondohutomo Tambah Ruang Isolasi

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo saat meninjau ruang isolasi pasien Covid-19 di RSJD Amino Gondohutomo, Semarang. (Dok/humas RSJD Amino Gondohutomo).

 

HALO SEMARANG – Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Amino Gondohutomo Kota Semarang menyediakan tambahan ruang isolasi pasien Covid-19 sebanyak 115 kapasitas tempat tidur.

Direktur RSJD Amino Gondohutomo, Alex Jusran mengungkapkan, penambahan ruang isolasi merupakan tindak lanjut atas arahan dari Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Pihaknya menargetkan penambahan tersebut paling lambat akan dilangsungkan besok Kamis (17/6/2021), meski tidak langsung jadi atau bertahap.

“Kami diberi tugas tambahan untuk perawatan isolasi pasien Covid-19. Mungkin besok sudah berlangsung, bertahap tidak langsung 100 persen,” ungkap Alex saat dihubungi, Rabu (16/6/2021).

Terdapat empat bangsal akan diubah menjadi ruang isolasi yang dapat menampung 115 tempat tidur. Sehingga, lanjut Alex, pasien ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) yang menjalani rawat inap akan dipusatkan pada bangsal yang masih longgar.

“Kami harus menyiapkan 115 bed, jadi sekarang sedang kita skenariokan,” paparnya.

“Pasien jiwa rawat inap harus digeser ke bangsal sebelah, kemudian empat bangsal dikosongkan untuk tempat isolasi pasien Covid-19,” imbuh Alex.

Alex menjelaskan, pihaknya hanya menerima pasien Covid-19 yang memiliki kondisi ringan, sebab berdasarkan kemampuan rumah sakitnya hanya memiliki empat ruang ICU (Intensive Care Unit) yang selalu penuh.

“Kami memilih pasien yang kondisi ringan OTG (orang tanpa gejala) hanya keluhan batuk, pilek, panas. Hanya empat ruang ICU namun sering penuh,” ujar Alex

Untuk menangani pasien Covid-19, pihaknya telah menyiapkan tambahan tenaga kesehatan sukarelawan sebanyak 50 orang. Namun, hal itu dilakukan secara bertahap.

“Mendapat kesepakatan tambahan nakes sukarelawan 50 orang tapi memang mobilisasinya tidak bisa langsung. Kesiapan kita sendiri juga bertahap, mencari relawan juga perlu waktu,” pungkasnya.(HS)

Share This

Kukuhkan DPD Abpedsi, Bupati Wihaji Ajak Bersinergi Bangun Batang

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Kamis (17/6/2021)