in

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Pati Lakukan Operasi Yustisi

Apel persiapan operasi yustisi di Kabupaten Pati. Kegiatan ini diikuti forkompimda dan tim gabungan, untuk mendisiplinkan masyarakat agar patuh pada protokol kesehatan. (Foto : Patikab.go.id)

 

HALO PATI – Bupati Pati Haryanto bersama Forkopimda dan tim gabungan kembali melakukan operasi yustisi di lima eks-kawedanan, untuk mencegah lonjakan kasus Covid – 19 di Kabupaten Pati. Lima wilayah itu adalah Pati, Tayu, Jakenan, Juwana dan Kayen.

“Ini untuk memahamkan masyarakat, agar jangan sampai terlena, hingga kasus Covid-19 meningkat. Sebab sejauh ini, pandemi Covid-19 belum selesai,” kata dia, seperti dirilis Patikab.go.id.

Dia mengatakan berbagai upaya telah dilakukan untuk menekan angka kasus persebaran Covid-19. Tetapi sampai saat ini, masih ada sebagian anggota masyarakat yang tidak taat dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Oleh karena itu, kami gerakkan kembali. Mulai OPD, jajaran Polres dan Kodim, Satpol PP dan semua unsur yang terkait dikerahkan, untuk memantau dan mengedukasi masyarakat di tempat-tempat yang sering menjadi pusat kerumunan. Yang tidak taat akan ditindak,” tegasnya.

Bupati juga menyebut bahwa wisata religi dan alam ditutup sementara. Halalbihalal secara langsung dengan mengumpulkan banyak orang pun tidak diperbolehkan, kecuali secara virtual. Penyelenggaran hajatan seperti pernikahan, juga dilaksanakan dengan pembatasan jumlah pengunjung secara ketat dan semuanya harus menaati protokol kesehatan.

“Begitupun dengan tempat-tempat hiburan seperti karaoke, itu tidak boleh. Kemudian swalayan yang menjadi kerumunan. Kalau semuanya menaati dan taat, pasti hasilnya akan baik,” kata dia.

Selanjutnya, guna mengantisipasi kekurangan tempat isolasi, untuk sementara Bupati telah menyiapkan ruang di RSUD Soewondo. Jika semula ruang Wijaya Kusuma dan Melati yang dikhususkan untuk pasien Covid-19, kini ditambah ruang Gading dengan daya tampung sekitar 30 tempat tidur.

“Ruang itu kami persiapkan, manakala terjadi lonjakan pasien. Kami juga sudah mengimbau pada rumah sakit swasta, untuk menambah ruang isolasi,” imbuhnya.

Siapkan Tim

Sementara itu, Kapolres Pati AKBP Arie Prasetya Syafaat, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim guna melakukan pencegahan lonjakan kasus Covid – 19 pascalebaran.

“Ini upaya kami menindaklanjuti kebijakan perpanjangan PPKM per 1 Juni sampai 14 Juni 2021. Kebijakan tetap sama dan kami kedepankan operasi yustisi. Terpenting, kami tidak tebang pilih dalam melaksanakannya,” kata Kapolres.

Pihaknya secara tegas mengingatkan kepada pengelola tempat-tempat hiburan malam, agar tidak beroperasi selama dilaksanakannya PPKM mikro. Apabila terbukti melakukan pelanggaran, maka akan langsung ditindak tegas. “Tindak tegas akan diberikan pada pengelola maupun pada pengunjung di tempat hiburan malam tersebut,” kata dia. (HS-08)

Share This

Menikmati Harumnya Kopi di Tengah Hamparan Sawah

Anggota DPR Minta BI Kaji Mendalam Sebelum Terbitkan Mata Uang Digital