Antisipasi Konflik Sosial, Pemkab Kendal Gelar Rakor Bersama Organisasi Keagamaan

Bupati Kendal Mirna Annisa, saat memimpin rakor Lintas Sektoral Antisipasi Penanganan Konflik Sosial bersama tokoh agama Kendal, di Ruang Ngesti Widhi, Rabu (11/11/2020).

 

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal mengadakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Antisipasi Penanganan Konflik Sosial, di ruang Ngesti Widhi Kabupaten Kendal, Rabu (11/11/2020).

Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Kasdim 0715/Kendal, Mayor Inf Sukamto, dan Kejaksaan Negeri Kendal, serta diikuti oleh organisasi keagamaan di wilayah Kabupaten Kendal.

Kasi Kebangsaan dan Kewaspadaan Kesbangpol Kendal, Puji Sumaryono mewakili Kepala Kesbangpol Kendal, dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menyamakan visi, misi, persepsi, dan kesatuan langkah, dalam rangka menciptakan stabilitas dan kondusivitas wilayah Kabupaten Kendal.

“Melalui peran tokoh agama jelang pelaksanaan Pilkada tahun 2020, bertujuan agar tercipta stabilitas daerah yang kondusif. Sehingga pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kendal Tahun 2020 bisa sukses, aman, dan damai,” terangya.

Sementara Bupati Kendal, Mirna Annisa, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan seluruh tokoh agama dalam kegiatan tersebut.

“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu semua yang selama ini telah membantu Pemerintah Kabupaten Kendal, sehingga Kabupaten Kendal akan terus membaik. Kebersamaan yang sudah dibagun dengan baik ini menjadikan Kendal jauh lebih baik dari apa yang diikhtiarkan selama ini,” ujarnya.

Mirna juga menyampaikan, sebentar lagi akan ada pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kendal, pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

Dirinya meminta, sinergitas para tokoh agama untuk mengantisipasi terjadinya intervensi-intervensi politik. Sehingga pelaksanaan Pilkada dapat berjalan lancar, aman, dan damai.

“Saya berharap kepada yang hadir dalam kegiatan ini, mari bersama-sama meberikan suatu pemahaman kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusifitas dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Agar dalam pelaksanaan Pilkada, Kabupaten Kendal tetap dalam kondisi yang aman dan damai,” ungkap Mirna.

Dalam acara itu, Bupati Kendal juga meminta bantuan kepada TNI dan Polri untuk menjaga kemanan wilayah di Kabupaten Kendal.

“Pada prinsip besarnya, sebagai Bupati Kendal, saya menginginkan pelaksanaan Pilkada tahun 2020 tetap dalam keadaan yang kondusif,” tandasnya.

Acara diakhiri dengan kesepakatan bersama, yang diwakili oleh Ketua MUI Kendal KH Asroi Tohir, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Abdullah Sakur, dan Ketua FKUB Kendal.

Dalam kesepakatan tersebut, para tokoh keagamaan menyampaikan kesiapannya untuk menciptakan situasi di Kabupaten Kendal kondusif, aman, dan damai, demi suksesnya Pilkada tahun 2020 yang Luber (langsung, umum, bebas, rahasia), dan Judil (jujur dan adil).

Di samping itu, semua sepakat, pelaksanaan Pilkada mengedepankan protokol kesehatan, sehingga Kendal terbebas dari pandemi virus Covid-19.

Selain itu, para tokoh keagamaan juga sepakat, walau berbeda pilihan tetap siap menjaga kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama demi Kabupaten Kendal yang aman dan damai.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.