in

Antisipasi Kemacetan Tengah Kota, Ini Yang Dilakukan Dishub Kota Semarang

Petugas Dishub Kota Semarang memberikan pengarahan kepada juru parkir (jukir) untuk menata kendaraan yang diparkir, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Antisipasi kepadatan kendaraan pemudik yang masuk di Kota Semarang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang akan mengambil langkah guna mengurai kemacetan. Misalnya di pusat keramaian masyarakat seperti di pusat perbelanjaan, tempat wisata, serta pusat kuliner atau oleh-oleh. Yakni selain menyiagakan personel yang selalu stanby terutama untuk membantu mengurai kemacetan arus lalu lintas, juga akan dilakukan rekayasa lalu lintas sesuai dengan kondisi di lapangan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, Endro P Martanto mengatakan, agar kemacetan tengah kota terurai, pihaknya mengambil beberapa langkah dengan melakukan rekayasa lalu lintas. Misalnya mengalihkan arus kendaraan di titik rawan kemacetan dan penumpukan kendaraan. Lalu, dengan menambah road barrier atau bisa penarikan manual di traffic light. Yang biasa diatur oleh Area Traffic Control System (ATCS), kali ini diberlakukan manual atau tenaga manusia menyesuaikan dengan situasi, kondisi di lapangan.

“Sehingga di titik- titik yang membuat rawan macet kendaraan bisa diantisipasi. Seperti persimpangan dan gang jalan untuk keluar masuk kendaraan ke arah jalan raya sementara dialihkan arusnya agar tidak crowded,” terang Endro P Martanto, Jumat (21/4/2023).

Dikatakan Endro, terkait titik parkir bagi kendaraan pemudik, Dishub Kota Semarang tidak menyediakan kantong parkir khusus, namun akan mengoptimalkan kendaraan di tempat parkir yang ada.

“Kami juga mengimbau kepada juru parkir atau petugas parkir bisa menata kendaraan pemudik lebih baik, menertibkan dan memberikan pengertian para juru parkir (jukir) agar bisa membantu menertibkan atau memposisikan kendaraan dengan baik. Misalnya, untuk parkir kendaraan roda empat untuk dibuat maksimal 2 lapis, agar arus kendaraan bisa terjamin dan tetap lancar,” imbuh Endro.(HS)

PMI Kendal Dirikan Posko Siaga, Buka 24 Jam

Puncak Penumpang Tertinggi, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Layani 8.830 Orang