in

Antisipasi Gangguan Kamtib, Gelar Razia di Lapas Purwokerto

Barang-barang terlarang hasil razia di Lapas Purwokerto.(dok)

 

HALO SEMARANG – Razia gabungan dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Lapas Kelas IIA Purwokerto dilaksanakan atas perintah Plt Kakanwil Kemenkumham Jateng dan kerja sama Kalapas dengan Kapolres, Kepala BNNK, dan Dandim Banyumas.

Kegiatan razia besar-besaran ini melibatkan tim satuan operasional kepatuhan internal (Satops Patnal) Kanwil Kemenkumham Jateng dan Satops Patnal UPT Pemasyarakatan se-Eks Karesidenan Banyumas pada Sabtu (20/2/2021).

Razia gabungan dimulai pukul 20.30 WIB dengan gelar pasukan di halaman Lapas Purwokerto untuk mengecek kesiapan satgas penggeledahan yang terdiri atas Tim Satops Patnal Kanwil Jateng dan Korwil Banyumas (20 orang), petugas Lapas Kelas IIA Purwokerto (35 orang), Polres Banyumas (71 orang), Kodim Banyumas (20 orang), dan BNNK Banyumas (12 orang).

Razia fokus pada penggeledahan blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk membersihkan Lapas dari barang-barang terlarang seperti HP, senjata tajam, narkoba, dan barang terlarang lain.

Hasil penggeledahan meliputi kartu remi, kartu domino, charger HP, headset, obat-obatan, gelas kaca, besi panjang, alat cukur, dan gunting. Semua barang itu disita untuk dimusnahkan.

Plt Kakanwil Kemenkumham Jateng Lucky Agung Binarto menyatakan pelaksanaan razia dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum (APH) lain di Banyumas sebagai bentuk sinergitas dalam rangka pencegahan gangguan kamtib di Lapas Purwokerto.

‘’Kita mencegah terjadinya peredaran gelap dan pengendalian peredaran narkoba dari dalam Lapas. Lapas se-Jateng harus steril dari segala bentuk kejahatan peredaran narkoba dan masuknya HP dalam Lapas,’’ ujar Lucky Agung Binarto.

Sementara Kepala Divisi pemasyarakatan Jateng Meurah Budiman membenarkan kalau Lapas Purwokerto dalam satu bulan terakhir sudah tiga kali melakukan penggagalan masuknya narkoba dan HP dengan cara pelemparan dari luar ke dalam tembok Lapas oleh orang tak dikenal.

‘’Penggeledahan barang titipan di pintu pengamanan utama (P2U) selalu ketat sehingga tidak memberi ruang untuk lolos ke dalam Lapas,’’ tandas Meurah.(HS)

Share This

Bagi Arteta, Menang Adalah Segalanya

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin (22/2/2021)