Antisipasi Erupsi Merapi, Belasan TPS di Kabupaten Klaten Bakal Dipindahkan Ke Pengungsian

Foto ilustrasi Gunung Merapi : (Foto : magelangkab.go.id)

 

HALO SEMARANG – KPU Jawa Tengah telah memetakan sejumlah zona rawan erupsi Gunung Merapi di tiga kabupaten, sebagai upaya untuk mengantisipasi dampak erupsi Merapi terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

Ketua KPU Jateng, Yulianto Sudrajad menyatakan, wilayah yang menggelar pilkada dan masuk dalam zona rawan erupsi adalah Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Magelang.
Menurutnya, berdasar pemetaan KPU dan BPBD sejumlah TPS yang berada di tiga desa di wilayah Kabupaten Klaten berpotensi terdampak erupsi Merapi.

“Tiga desa di Kabupaten Klaten meliputi Desa Sidorejo, Desa Tegalmulyo, dan Desa Balerante, Kecamatan Kemalang. Tiga desa itu berpotensi terkena erupsi Merapi,” ujarnya di Semarang.

Yulianto menambahkan, tiga desa yang masuk zona erupsi di Kecamatan Kemalang itu terdapat 18 TPS.

Guna mengantisipasi kemungkinan terburuk, TPS bisa dipindahkan ke lokasi pengungsian agar pelaksanaan pilkada serentak berjalan lancar.

“Apabila situasi darurat, TPS kami pindahkan di lokasi pengungsian warga desa bersangkutan,” katanya.

Meski dalam situasi bencana, lanjut Yulianto, KPU menyesuaikan pelayanan pemungutan suara agar masyarakat di pengungsian tetap memiliki hak suara pada Pilkada 2020.

“Kami berharap warga yang berada di pengungsian dapat ikut mensukseskan Pilkada serentak pada 9 Desember 2920,” tuturnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.