in

Antisipasi Covid-19, Petugas Gabungan Di Blora Bubarkan Pentas Barongan

Personel Polres Blora, Polsek Todanan, Satpol PP, dan Koramil Todanan, beberapa waktu lalu membubarkan pentas Seni Barongan, di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. (Foto : Tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO BLORA – Polres Blora meminta agar pada masa pandemi Covid-19 ini, warga dapat menahan diri dengan tidak menggelar acara yang dapat menimbulkan kerumunan. Petugas tidak akan segan-segan untuk membubarkan kegiatan-kegiatan semacam itu, demi mencegah penyebaran Covid-19.

Penegasan itu disampaikan Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama SIK, terkait upaya menekan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Upaya pembubaran paksa kegiatan masyarakat itu, seperti dilakukan personel Polres Blora, Polsek Todanan, Satpol PP, dan Koramil Todanan, beberapa waktu lalu pada pentas Seni Barongan, di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.

Pembubaran dilakukan karena pentas seni digelar tanpa izin dan juga menimbulkan kerumunan. Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama SIK dan Wakapolres Kompol Dr Rubiyanto M Si, saat itu juga datang langsung ke lokasi, untuk meminta panitia agar menghentikan pentas barongan.

“Kami berikan edukasi dan pemahaman, bahwa pelarangan kegiatan yang menimbulkan kerumunan di masa pandemi, semata-mata untuk menjaga kesehatan dan kebaikan bersama. Jangan sampai muncul kluster baru Covid-19 dari kerumunan masyarakat,” kata Kapolres Blora, seperti dirilis Tribratanews.jateng.polri.go.id.

Untuk diketahui, kegiatan yang digelar di Desa Kajengan, Kecamatan Todanan tersebut, ternyata tidak mempunyai izin. “Setelah kami lakukan diskusi dan edukasi kepada panitia, akhirnya panitia sepakat untuk menghentikan pentas barongan tersebut,” tambah Kapolres Blora.

Masih tambah Kapolres, selama masih dalam suasana pandemi Covid-19, dia meminta warga bisa menahan diri. Jangan sampai dengan adanya kegiatan yang menimbulkan kerumunan malah akan memunculkan kluster baru Covid-19.

“Mari kita berkaca pada India. Jangan sampai Covid-19 melebar luas seperti di India gara-gara kita teledor akan disiplin protokol kesehatan,” kata Kapolres Blora.

Suwanto (25), panitia kegiatan pentas Barongan, meminta maaf dan menerima penghentian kegiatan tersebut. Dia mengaku sebenarnya telah berusaha menerapkan protokol kesehatan, namun tak diduga penonton yang datang ternyata banyak, hingga akhirnya menimbulkan kerumunan.

“Kami mewakili panitia mohon maaf, kami tidak menyangka akan terjadi kerumunan seperti ini. Dan kami bisa menerimanya, selanjutnya untuk panggung dan tratak akan kami bongkar. Kami mohon maaf pak,” kata Suwanto.

Sementara itu, Camat Todanan, Edi Widayat SPd MKes menyampaikan kepada warga, khususnya panitia. Agar kejadian seperti ini tidak terulang. Karena mengumpulkan orang banyak apalagi hingga terjadi kerumunan sangat rawan sekali menjadi sarana penularan Covid-19. Camat Todanan berpesan, setiap ada kegiatanmasyarakat agar selalu dikoordinasikan dengan pihak Kecamatan, Polsek ataupun Koramil Todanan.

“Masih dalam situasi pandemi, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Karena rawan penularan Covid-19,” kata Camat Todanan. (HS-08)

Antisipasi Kerumunan, Polsek Bumiayu Berpatroli Di Pusat Perbelanjaan

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (16/5/2021)