Antisipasi Bencana, PLN ULP Kendal Laksanakan Simulasi Penanganan Gempa

Simulasi penanganan gempa di Kantor PLN ULP Kendal, Jumat (5/2/2021).

 

HALO KENDAL – Pagi ini karyawan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kendal melaksanakan simulasi penanganan bencana alam gempa dan evakuasi kebakaran, Jumat (5/2/2021).

Manager PLN ULP Kendal, Novita Sari mengatakan, tujuan simulasi ini untuk melatih kesiapsiagaan para karyawan di lingkungan kantor PLN Kendal, tentang bagaimana mengambil sikap dan tindakan ketika menghadapi bencana gempa bumi.

“Kami berharap dengan diadakannnya simulasi evakuasi bencana gempa bumi, para karyawan PLN Kendal tidak panik saat terjadi bencana alam di sekitar. Seperti gempa bumi, tanah longsor, gunung meletus (erupsi), atau banjir,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini, pihaknya menggandeng berbagai pihak, baik dari unsur Polri maupun TNI. Selain itu juga menggandeng perusahaan lokal Kendal dalam rangka penyediaan ambulance.

“Untuk ambulan kami bekerja sama dengan PT Radik Jaya Kendal, yang mempunyai program CSR ambulan,” imbuhnya.

Ditambahkan, untuk penanganan bencana lain seperti tiang listrik yang roboh akibat tertimpa pohon, lanjut Novita, pihaknya bekerja sama dengan BPBD dan pihak-pihak terkait.

“Jika ada bencana kami minta masyarakat untuk melapor ke callcenter kami di 123 untuk penanganan dan evakuasi,” terangnya.

Sementara itu Humas PLN Semarang, Hardika Christiawan menambahkan, kegiatan ini adalah bagian dari bidang K3. Untuk pelaksanaannya, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan berbagai aparat setempat, baik Polri maupun TNI juga PMI setempat.

Menurutnya ada empat tahap darurat bencana yang dilakukan dalam kegiatan simulasi. Yakni pengamanan huru hara, teror bom, bencana alam gempa bumi, evakuasi dan penanganan kebakaran.

Rundown acara simulasi evakuasi bencana gempa bumi ini, dimulai dari sirine atau alarm,” ujar Hardika.

Selain tanggap bencana, lanjutnya, kegiatan ini juga diberikan edukasi, bagaimana tanggap dan menghindari bencana. Selain itu juga cara penanganan bencana kebakaran. Karena kebakaran salah satu bencana yang memakan korban.

“Kami berharap, para karyawan tidak perlu panik jika terjadi bencana, seperti gempa. Yakni dengan langsung evakusi diri dengan keluar gedung. Atau jika tidak sempat bisa berlindung di bawah meja dan hindari benda-benda yang mudah pecah,” tandasnya.

Sementara itu, perwakilan Radik Jaya, Sulistiyawan mengatakan, kegiatan simulasi ini adalah bentuk sinergi pihaknya dengan PLN Kendal, dalam rangka tanggap darurat bencana. Menurutnya, Ini bagian program sosial yang dilakukan oleh Radik Jaya.

“Mobil ambulance bermanfaat bagi Tagana dalam upaya menjalankan tugas kemanusiaan. Yakni membawa korban bencana yang terluka ke rumah sakit terdekat agar secepatnya mendapat perwatan secara medis. Intinya membantu pemerintah dan sesama,” ungkapnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.