Angpao Buat Petugas Keamanan dan Kebersihan

Alim Sugiantoro/dok.

 

HALO SEMARANG – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Bimbingan dan Pendidikan (Pusbimdik) Khonghucu ikut merayakan Imlek 2572 dengan membagikan angpau dan kue ranjang buat petugas keamanan (security) dan kebersihan (cleaning service) Gedung Kemenag pada Selasa (16/2/2021).

‘’Angpau dan kue keranjang yang dibagikan merupakan donasi dari para dermawan Khonghucu yang disampaikan melalui Pusbimdik Khonghucu. Donasi itu langsung kami bagikan untuk petugas keamanan dan kebersihan Kemenag,’’ ujar Kepala Pusbimdik Wawan Djunaedi.

Menurut dia, dari seluruh petugas yang mendapat angpau dan kue keranjang, ada tiga orang yang mendapat hadiah utama. Petugas kebersihan, nama Soefriadi, mendapat Rp 1 juta, dua petugas lain memperoleh Rp 500 ribu dan Rp 250 ribu.

‘’Selain menjaga tradisi dan budaya Imlek, kebiasaan bagi-bagi angpau merupakan wujud dari bentuk kepekaan dan kepedulian sosial kita kepada sesama. Mudah-mudahan di tahun mendatang kegiatan semacam ini semakin banyak didukung oleh para pihak, khususnya para stakeholder Khonghucu sehingga lebih banyak memberikan manfaat dan kebahagiaan kepada sesame,’’ jelasnya.

Aksi berbagi angpao itu mendapat apresiasi dari tokoh Konghucu Indonesia, Alim Sugiantoro. Ketua Penilik (Demisioner) TITD/Kelenteng Kwan Sing Bio Tuban ini menyatakan keharuan dan apresiasinya karena umat Konghucu mendapatkan perhatian dan kesetaraan hak yang lebih baik.

‘’Kami bangga saat Kemenag, khususnya Menteri Agama, memberi apresiasi pada kami Umat Konghucu Indonesia. Diawali dengan penyampaian salam, lalu hiasan lampion dan ucapan Tahun Baru Imlek di lobi kantor, kini dengan membagikan angpau dan kue keranjang. Donasi ini sebagai bentuk apresiasi dari umat untuk petugas keamanan dan kebersihan di Kemenag sebagai bentuk toleransi dan berbagi,’’ ungkap Alim Sugiantoro.

Pengusaha properti ini juga menyampaikan terima kasih kepada Kapusbimdik Konghucu Wawan Junaedi yang memberikan perhatian dalam membimbing dan menyetarakan hak umat Konghucu Indonesia.

‘’Atas perhatian ini, kami warga umat Konghucu Indonesia harus mawas diri untuk bisa memelihara sampai kapan pun demi keutuhan NKRI yang kita cintai bersama. Terus menjaga toleransi dan kerukunan bersama, saling menghormati, dan tetap ingat ‘di empat penjuru lautan, semua saudara’. Jadi, mari hidup dalam harmoni,’’ tegasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.