Angka Kasus Kebakaran Turun, Ini Penjelasan Damkar Kota Semarang

Ilustrasi kebakaran.

 

HALO SEMARANG – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang merilis kasus kebakaran di Ibu Kota Jawa Tengah pada tahun 2020, yang menurun drastis dibanding tahun 2019.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Trijoto Poejo Sakti mengatakan, pada tahun 2020 ada 195 kasus kebakaran di Kota Semarang.

“Kami mencatat, sepanjang tahun 2020 ada 195 kasus kebakaran. Penyebab terbesarnya yakni hubungan pendek arus listrik,” kata Trijoto, Selasa (5/1/2021).

Dia menyebut jumlah tersebut tergolong rendah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab pada tahun 2019, pihaknya mencatat ada 575 kasus kebakaran di Kota Semarang.

“Ini turunnya drastis sekali dibanding tahun 2019,” jelas dia.

Trijoto menduga, hal ini karena dari efek domino pandemi yang menyebabkan beberapa pabrik tak beroperasi. Diakuinya, jika penyumbang terbanyak kasus kebakaran pada tahun 2019 adalah dari sejumlah pabrik yang beroperasi setiap hari.

“Banyak pengusaha dan pabrik yang tutup operasional dan berhenti produksi. Padahal biasanya proses produksi itu selalu ada energi yang ditimbulkan untuk proses produksi, apakah itu dari listrik, api dan lain lain. Sehingga ini menurunkan jumlah kasus kebakaran di Kota Semarang,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi pandemi corona membuat banyak pengusaha dan pekerja hanya bisa terdiam di rumah dan tak bisa beraktivitas apapun.

“Semua orang pasti menggunakan energi. Apakah itu listrik atau api. Nah kalau kita tidak bijak menggunakan energi, bisa jadi bahaya dan sumber malapetakan,” pungkas Trijoto.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.